Selasa, 26 Maret 2019


FK Nasional THL-TBPP : Perjuangan Kami Belum Berhenti

16 Peb 2019, 12:34 WIBEditor : Gesha

Teruslah berjuang para THL-TBPP se Indonesia demi Pertanian Indonesia yang lebih baik ke depannya | Sumber Foto:NUR SAMSU

Sekjen Forum Komunikasi Nasional (FK Nas) THL TBPP - Baihaqi

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Semenjak pendaftaran PPPK dibuka 12 Februari 2019 ini, THL-TBPP terus bergumul untuk mempersiapkan diri dan dokumen. Perjuangan THL-TBPP pun tidak terhenti sampai disini.

Beberapa hari ini kami merasakan kesibukan yang luar biasa, khususnya telpon, wa, messenger bahkan SMS yang tak henti berdering, mendengarkan keluhan, emosi, hujatan, ancaman dan bahkan tangisan berkaitan dengan pendaftaran online ASN PPPK yang waktunya dibatasi hingga tgl 17 sedangkan banyak daerah tidak mau membuka portal dan menandatangani MoU karena alasan anggaran.

Pada saat bersamaan sebagai individu, kami pun dituntut didaerah kami untuk mengadvokasi rekan-rekan se-Kabupaten yang mengalami persoalan sama walaupun akhirnya berhasil diatasi karena daerah setempat akhirnya mau menerima.

Dari proses alamiah ini disisi lain kami bersyukur, adrenalin darah perjuangan akhirnya tersebar ke seluruh daerah. Bahkan mereka yang selama ini mencemooh perjuangan ini malah menjadi terdepan dalam proses pendaftaran online.

Tanpa kita sadari sebenarnya, dengan kejadian ini semakin mendekatkan dan mengenalkan eksistensi penyuluh THL TBPP dengan BKD, Sekda, Bupati/Walikota bahkan DPRD dan khalayak luas.

Hal ini juga menjadi titik tolak awal kebangkitan penyuluh didaerah karena secara langsung bersinggungan dengan pengambil kebijakan. Sehingga dalam pengawalan agenda agenda perjuangan penyuluh selanjutnya sudah tidak gagap lagi dengan Sekda maupun Bupati/Walikota.

Dalam tahap 1 ini tetap saja ada yang tertinggal, namun hal yang perlu kita pahami bersama adalah regulasi pengangkatan THL TBPP ini merupakan regulasi pemerintah pusat sebagai buah perjuangan secara nasional dan penempatan kerja teman-teman nantinya didaerah, maka mau tak mau harus melibatkan pemerintah daerah sehingga perlu proses penetrasi kebijakan pusat ke daerah.

Meskipun dalam proses penetrasi kebijakan ini beragam hasilnya, namun satu hal yang menggaransi kita bersama adalah database THL TBPP sudah fix dan terakomodir untuk diangkat. Sehingga hal ini tidak akan menggugurkan hak THL TBPP khususnya didaerah yang belum mau menandatangani MoU dan belum membuka portal pendaftaran online untuk tetap diangkat menjadi ASN PPPK.

Masih ada rekrutmen ASN PPPK tahap II di bulan April 2019 merupakan jeda bagi proses perjuangan yang belum terakomodir di tahap I.

Bahkan ketika di tahap II ini belum terakomodir pun, pengangkatan mayoritas THL TBPP sebelumnya sudah cukup menjadi dasar yurisprudensi untuk menyelesaikan yang tersisa karena Sertijab pemerintah pusat masih sampai Oktober 2019.

Galau, marah, gundah, sedih dan tangisan teman-teman akan menjadi proses pendewasaan sekaligus pondasi kebangkitan penyuluh di seantero negeri ini.

Lanjutkan perjuangan kalian didaerah, hidupkan terus adrenalin, jangan berpangku tangan, jangan mengeluh karena akhirnya diri kita sendirilah yang bisa mengubah nasib kita, hingga mentari pagi bersinar terang pertanda masa depan yg lebih baik.

Terimakasih Presiden, terima kasih Menteri Pertanian, terima kasih Kepala BPPSDMP dan segenap jajarannya, terima kasih menPAN RB, terima kasih BKN, terima kasih FK Nas dan tentunya terima kasih kepada seluruh THL TBPP se Indonesia yang telah berdarah-darah memperjuangkan hak-haknya demi Pertanian Indonesia yang lebih baik kedepannya.

Reporter : Baihaqi
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018