Selasa, 26 Maret 2019


Panen Jagung 26.977 ha di Blora Sampai Bulan Maret

21 Peb 2019, 14:16 WIBEditor : Ahmad Soim

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, drh. I Ketut Diarmita hadiri panen jagung di Blora | Sumber Foto:Dok tabloidsinartani.com

Petani Blora berharap pemerintah pusat tidak mengadakan impor jagung karena dikhawatirkan akan semakin menurunkan harga jagung yang mengakibatkan petani mengalami kerugian.



TABLOIDSINARTANI.COM - Sampai Maret Kabupaten Blora Jawa Tengah akan panen jagung seluas 26.977 ha. Bulog turun tangan untuk membeli jagung petani dan petani berharap saat ini tidak ada impor jagung.

 

Panen Jagung dihadiri Bupati Blora Joko Nugroho dan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, drh. I Ketut Diarmita, M.P., di lokasi hutan Perhutani  RPH Kalisari, KPH Blora, Jatigong, Desa Jatiklampok, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora.



Jagung yang dipanen seluas 160 ha dari total 300 ha yang dikelola kelompok tani. Produktivitas 7 – 7,5 ton/ha. Luas panen untuk seluruh Kecamatan Banjarejo sendiri seluas 2.548 ha, pada bulan Februari seluas 1.388 ha dan Maret 1.215 ha.

Kabupaten Blora, sentra jagung kedua terbesar di Jateng, pada awal tahun ini (Januari- Maret) panen jagung 26.977 ha. Harga pipil kering saat ini Rp 3.100,- /kg pipil kering panen (KA 30-35%) dan Rp 4.200,-/kg jagung pipil kering (KA 20-22 persen.


Petani Blora berharap pemerintah pusat tidak mengadakan impor jagung karena dikhawatirkan akan semakin menurunkan harga jagung yang mengakibatkan petani mengalami kerugian. Pada Panen Jagung ini pula dilakukan perjanjian Jual-Beli Hasil Panen Petani antara Gapoktan Ngalap Berkah dan Bulog Sub Divre II Pati.

Reporter : PPL Blora/Lina
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018