Kamis, 18 Juli 2019


Untuk Petani Lebih Baik, Pemkab Indramayu Tingkatkan Kapasitas Penyuluhan Pertanian

24 Mar 2019, 17:37 WIBEditor : Ahmad Soim

Kapusluh Siti Munifah memberikan materi pada Temu Teknis Penyuluh Pertanian di Indramayu (23/3) | Sumber Foto:Joko Samiyono

 

TABLOIDSINARTANI.COM - Pada  Temu Teknis Penyuluh Pertanian di Pondok Pesantren Asalafiah, Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Siti Munifah mengatakan para Penyuluh Pertanian (PPL) bekerja untuk memberikan pelayanan kepada petani dan usahataninya agar menjadi lebih baik. 

 

"Peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan Penyuluh Pertanian dalam pemdampingan dan pengawalan program pembangunan pertanian juga harus terus di tingkatan," tambahnya di Indramayu (23/3).

 

 Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Indramayu  Tahmid mengatakan  dalam pertemuan yang dihadiri Penyuluh Pertanian se Kabupaten Indramayu sebanyak 209 orang ini ditujukan agar kelembagaan dan ketenagaan penyuluhan pertanian dapat ditingkatan kapasitasnya sehingga dalam memberikan pelayanan kepada petani/usahatani semakin baik.

 

Peran Penyuluh Pertanian jelas Siti Munifah sangat penting dan strategis dalam mengawal program pembangunan pertanian, Sebagai faktor penggerak pelaku pembangunan pertanian, Penyuluh Pertanian harus mampu dan berperan aktif sebagai komunikator, fasilitator, advisor, motivator, edukator, organisator dan dinamisator dalam mendampingi dan mengawal petani dalam melaksanakan program pembangunan pertanian dilapangan untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan 2045.

 

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) merupakan Kelembagaan Penyuluhan Pertanian terdepan di kecamatan, merupakan unit kerja non Struktural, yang di pimpin oleh Koordinator Penyuluh Pertanian berfungsi sebagai tempat pertemuan bagi para penyuluh pertanian, petani dan pelaku usahatani, dengan peran yang strategis BPP harus mampu mengkoordinasikan, mensinergikan dan menyelaraskan kegiatan pembangunan pertanian di Wilayah Kerja Kecamatan dengan stake holder lainnya.

 

 

Reporter : Joko Samiyono
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018