Jumat, 21 Juni 2019


Istimewanya Inkubator Bisnis Milik Petani

25 Mar 2019, 11:55 WIBEditor : Ahmad Soim

P4S Permata Ibu di Padang Panjang | Sumber Foto:Puslattan

Kita berharap meskipun P4S telah dimodernkan, ciri khas sebagai tempat magang yang dikelola petani tidak lalu menghilang.

 

TABLOIDSINARTANI.COM - Para petani maju dan sukses di seluruh Indonesia sudah banyak membuat tempat magang pertanian. Para petani atau masyarakat umum yang ingin sukses usahataninya dapat magang ke petani maju dan sukses tersebut dan telah menyelenggarakan magang pertanian untuk masyarakat umum.

 

Tempat magang yang diselenggarakan para petani maju dan sukses itu oleh Kementerian Pertanian diberi nama Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya  (P4S). Jumlahnya saat ini mencapai 1.147 P4S.

 

P4S mulai tumbuh secara kentara sejak tahun 1993. Dalam rentang waktu  tahun 1993 sampai tahun 2013, P4S tumbuh dan berkembang cukup signifikan. Data pada Desember 1993, jumlah P4S yang semula sebanyaj 14 P4S di 10 provinsi. Dua tahun kemudian (19950 menjadi   46 P4S di 20 provinsi. Selanjutnya dalam kurun waktu 13 tahun kemudian, yaitu tepatnya Desember 2008, P4S telah berkembang di 33 provinsi dengan jumlah yang tercatat sebanyak 708 P4S. Pada akhir tahun 2013, jumlahnya berkembang menjadi 963 P4S yang tersebar di 34 provinsi dan telah mendapat klasifikasi  mutu penyelenggaran magang pertanian oleh Pusat Pelatihan Pertanian.

 

Ada yang unik dari Lembaga magang yang diselenggarakan oleh petani dan ini menjadi ciri dari petani Indonesia. Misalnya saol biaya magang yang bisa disepakati antara penyelenggara P4S dengan peserta. Tidak tertutup kemungkinannya, pihak pengelola P4S mendapat bantuan dari pihak ketiga sebagai sponsor. Atau bahkan sangat dimungkinkan  pengelola P4S malah dapat memberikan imbalan atau bentuk kompensasi lain kepada peserta.

 

Keunikan P4S tersebut merupakan kekuatan sekaligus peluang pelatihan pertanian milik petani. Modernisasi manajemen, kurikulum, sarana dan prasarana tetap perlu dilakukan. Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan telah dan perlu terus melakukan pembinaan dan fasilitasi P4S dalam penerapan standardisasi, sertifikasi, akreditasi kelembagaan P4S.

 

Bimbingan teknis (teknis) sangat diperlukan   bagi pengelola P4S.  Para pengelola P4S perlu diikutkan sertifikasi kompetensi dan Bimtek Asesor dalam rangka memperkuat langkah kelembagaan P4S menuju lembaga diklat profesi. Langkah-langkah ini telah dirancang dan dilaksanakan Kementan secara bertahap.

 

Dalam era milineal, untuk menarik minat generasi muda tidak ada salahnya bila Lembaga magang pertanian milik petani ini disebut atau diberi peran khusus sebagai tempat  inkubator bisnis bagi petani millennial yang dikelola petani.

 

Kita berharap meskipun P4S telah dimodernkan, ciri khas sebagai tempat magang yang dikelola petani tidak lalu menghilang. Ciri itu adalah bahwa P4S adalah dikelola untuk memberikan tempat pelatihan pertanian dari petani maju dan sukses kepada petani lainnya atau masyarakat umum. Mereka itu bisa magang dengan biaya yang bisa dimusyawarahkan, bahkan sangat mungkin peserta magang mendapatkan upah (imbalan lainnya) selama magang karena mereka bekerja (bertani) di tempat megang tersebut.

BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018