Selasa, 17 September 2019


Tingkatkan Kemampuan UPT Pelatihan, Puslatan dan Produsen Alsintan Lakukan Bimtek

24 Mei 2019, 12:54 WIBEditor : Gesha

Dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing, Kementerian Pertanian (Kementan) menjalin kerjasama pelatihan dengan dunia usaha dan dunia industri | Sumber Foto:ESAPT

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Yogyakarta --- Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP)  telah menjalin kerjasama pelatihan dengan dunia usaha dan dunia industri, yaitu CV. Karya Hidup Sentosa, PT. Yanmar, PT. Adib Gloal Food Supplies, PT. United Tractor, PT. Medion Farma Jaya, PT. Estika Tata Tiara dan PT Swen Inovasi Transfer. Agar meningkatkan kemampuan menguasai alsintan, Puslatan dan Produsen Alsintan melakukan bimbingan teknis (bimtek).

Untuk tahap pertama, CV.Karya Hidup Sentosa menyatakan kesiapan melatih peserta yang berasal dari 10 UPT pelatihan pertanian pusat. Pelatihan yang diselenggarakan adalah Pelatihan Substantif Alat dan Mesin Pertanian. Pelatihan ini berlangsung selama 7 hari  dimulai dari tanggal 14 – 20 Mei 2019, di Yogyakarta.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ketenagaan pelatihan pertanian yaitu widyaiswara, tenaga teknis dan pengelola P4S. Adapun peserta yang mengikuti pelatihan terdiri dari 5 widyaiswara, 6 tenaga teknis dan 4 orang pengelola Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S)

 

 

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan), Bustanul Arifin Caya menjelaskan bahwa, Puslatan sangat konsen terhadap program-program yang diluncurkan oleh Kementan, dan akan selalu mendukung dengan mengerahkan segala sumberdaya untuk menyukseskanya.

 

Untuk diketahui, salah satu program utama Kementan adalah menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045. Dimana bentuk perhatian Kementan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan memberikan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

“Bantuan Alsintan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian Indonesia, salah satunya produksi pangan,” pungkas Bustanul.

Reporter : Tiara/ESAPT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018