Sabtu, 17 Agustus 2019


Mengintip Perjalanan Studi Bandingnya Petani-Penyuluh Ke India

24 Jun 2019, 15:49 WIBEditor : Gesha

Rombongan Petani dan Penyuluh Indonesia berkesempatan langsung belajar ke India | Sumber Foto:WELLY

Dipilihnya India sebagai negara tujuan studi banding karena a memiliki banyak kemiripan dalam pembangunan pertanian saat ini seperti Indonesia, India juga terus mendorong pembangunan pertaniannya menuju pertanian yang lebih modern

 

TABLOIDSINARTANI.COM, New Delhi ---  Beberapa waktu silam, Menteri Pertanian Amran Sulaiman memberikan apresiasi atas prestasi petani dan penyuluh dengan menghadiahi mereka kesempatan studi banding ke India. Nah, Minggu (16/6) hingga Jumat (21/6) mereka langsung berangkat ke negara Bollywood tersebut.

Rombongan tersebut berjumlah 15 orang yang terdiri dari 7 orang Penyuluh Pertanian, 2 orang petani, 1 orang dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, 1 orang dari Biro Kerjasama Luar Negeri kementerian Pertanian, 1 orang dari Badan Litbang Pertanian, 1 orang dari Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, serta 2 orang dari Kementerian Luar Negeri.

Rombongan tersebut didampingi  langsung oleh KBRI- India dan diketuai oleh Dr Hermanto dari Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. "Dipilihnya India sebagai negara tujuan studi banding karena a memiliki banyak kemiripan dalam pembangunan pertanian saat ini seperti Indonesia, India juga terus mendorong pembangunan pertaniannya menuju pertanian yang lebih modern," tuturnya.

Di hari pertama kunjungan, rombongan langsung ke Departemen of Agriculture Cooperation And Farmers Welfare di New Delhi, ICAR- Indian Agricultural Reseach Institut (IARI) di Pusa  New Delhi, National Seeds Corporation (NSC) Limited di Pusa Complex New Delhi  dan Agricultural and Processed Food Products Export Development Authority (APPEDA) di New Delhi.

Ketika ke Departemen of Agriculture Cooperation And Farmers Welfare, rombongan diterima langsung oleh Director of Extention Departemen of Agriculture Cooperation And Farmers Welfare, Krishi Vistar.

Dirinya mengapresiasi kedatangan rombongan dan berharap untuk bisa saling tukar informasi tentang program penyuluhan yang sedang dijalankan. Rombongan juga saling berdiskusi tentang berbagai kebijakan dan program dalam pengembangan sistem penyuluhan modern yang telah dan sedang dilaksanakan di India.

Rombongan kemudian melakukan kunjungan ke ICAR- Indian Agricultural Reseach Institut (IARI), dan disambut oleh Joint Direktor (Extension), Dr. J. P. Sharma. Pada kesempatan ini Direktur ICAR memaparkan bebagai inovasi teknologi yang telah dihasilkan dan didesiminakan kepada petani.

Kunjungan dilanjutkan ke  National Seeds Corporation (NSC) Limited, rombongan diterima secara langsung oleh Direktur NSC. Untuk diketahui, NSC merupakan suatu badan usaha milik pemerintah India yang bertugas untuk memproduksi kebutuhan benih petani di India.

Pada pertemuan tersebut direktur NSC menjelaskan berbagai varietas padi, hortikultiura, perkebunan dan komoditi pangan lainnya yang telah dihasilkan dari kerjasama antara NSC dengan petani penangkar di India.

Benih yang dihasilkan merupakan benih yang telah melalui suatu proses dengan standar yang telah ditetapkan. Pada kesempatan ini rombongan juga meninjau langsung fasilitas laboratorium serta diperkenalkan tata kelola untuk menghasilkan benih bersertifikat di NSC.

Kunjungan terakhir ke APPEDA, yang merupakan Lembaga dibawah kementerian perdagangan dan perindustrian yang khusus menangani pengembangan industry pengolahan pangan dan ekspor.

Rombongan diterima oleh General Manager, dan kemudian melakukan diskusi tentang strategi pengembangan industry pengolahan pangan dan export.

Reporter : Welly
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018