Sabtu, 24 Agustus 2019


Dengan Posluhdes, Petani-Penyuluh Menjadi Kuat dan Ekonomi Desa Terdongkrak

14 Jul 2019, 23:13 WIBEditor : Gesha

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Momon Rusmono membuka secara resmi Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Posluhdes | Sumber Foto:BIMA

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Yogyakarta --- Kementerian Pertanian khususnya Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus menggenjot peningkatan fungsi dari Pos Penyuluhan Pedesaan (Posluhdes), mengingat desa merupakan skup ekonomi terkecil dalam satu wilayah, kawasan maupun sentra pertanian.

Sebagian besar desa di Indonesia mengandalkan kegiatan ekonominya kepada pertanian. Sehingga desa juga harus memainkan peranan sebagai wilayah sentra produksi pertanian dalam memasok bahan pangan dan bahan keperluan industri.

Posluhdes inilah yang mempercepat peningkatan kemampuan masyarakat perdesaan utamanya pelaku utama dan pelaku usaha.  Posluhdes juga yang memberikan pelayanan dalam pengembangan usaha petani di perdesaan. Di tingkat desa, dapat berperan sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa yang menopang seluruh aspek kegiatan pemberdayaan masyarakat pertanian di perdesaan.

Menariknya, Posluhdes ini bersifat non struktural dibentuk dan dikelola secara partisipatif oleh pelaku utama, atau istilahnya dari petani dan untuk petani.

Tak hanya itu, penyuluh di Posluhdes juga bukanlah orang sembarangan melainkan penyuluh swadaya dan swasta yang sebagian besar merupakan petani sukses. Sehingga tidak ada kesenjangan komunikasi diantara mereka.

Melihat pentingnya dua komponen tersebut (Posluhdes dan Penyuluh Swasta/Swadaya), Pusat Penyuluhan Pertanian melakukan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Posluhdes dalam Pengembangan Penyuluh Pertanian Swadaya dan Swasta di Yogyakarta, Minggu-Selasa (14-16 Juli 2019).

Dengan mengundang narasumber dari PISAgro, KTNA, Praktisi hingga penyuluh swasta yang sukses membawa perubahan ekonomi bagi daerahnya, peserta Bimtek yang merupakan pengelola Posluhdes, penyuluh swadaya dan penyuluh swasta ini bisa mendapatkan wawasan baru dalam mengelola Posluhdes.

Dukungan Penuh

Kepala BPPSDMP, Momon Rusmono menuturkan posluhdes harus terus diperjuangkan keberadaannya di desa. Karena menjadi sarana penyuluhan yang langsung menyentuh dan bergerak bersama petani.

Salah satu fungsi Posluhdes adalah memberikan informasi teknologi kepada petani. Dengan demikian kehadirannya dapat mengatasi ketertinggalan informasi di desa. Posluhdes sebagai wadah pembelajaran di tingkat desa diselenggarakan secara partisipatif dengan pendampingan penyuluh pertanian. 

Seluruh kegiatan Posluhdes digerakan sepenuhnya oleh petani tidak ada paksaan dan saling mendukung satu dengan lainnya. Dalam menyatukan pendapat berpegang pada tujuan bersama yang ingin dicapai. Oleh karena itu peranan pendamping dalam hal ini penyuluh pertanian sangat penting.

Jika seluruh Posluhdes dapat digerakan dalam pembangunan ekonomi di desa bukan tidak mungkin akan mendongkrak ekonomi nasional. Karenanya, dibutuhkan keterlibatan banyak pihak dalam menggerakan Posluhdes baik pimpinan di desa, tokoh masyarakat (Agama, Adat) dan yang terpenting masyarakat sekitar.

Reporter : Nattasya
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018