Sabtu, 07 Desember 2019


Jaringan Komunikasi Tingkatkan Pelayanan Penyuluhan Pertanian di Desa.

12 Agu 2019, 09:35 WIBEditor : Gesha

Dengan adanya jarkomluhdes, penyuluhan di perdesaan kian kuat | Sumber Foto:Pusluhtan

TABLOIDSINARTANI.COM, Ciamis --- Pos Penyuluhan Perdesaan kini semakin diperkuat dengan jaringan komunikasi di tingkat desa (Jarkomluh) seperti yang sudah dilakukan Provinsi Jawa Barat. 

Pos Penyuluhan Desa sering dikenal dengan sebutan Posluhdes merupakan kelembagaan penyuluhan non struktural di desa/kelurahan. Posluhdes dibentuk dan dikelola secara partisipatif oleh petani dan untuk memberikan pelayanan konsultasi kepada para petani oleh Penyuluh Pertanian Swadaya.

Dalam rangka memberikan pelayanan yang cepat dan tepat waktu kepada petani dan masyarakat perdesaan di Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memperkuat 200 unit Posluhdes dengan fasilitas Jaringan Komunikasi Penyuluhan Pertanian Desa (Jarkomluhdes). Salah satu kabupaten yang telah mendapatkan fasilitas Jarkomluh tersebut, adalah kabupaten Ciamis sebanyak 50 unit Posluhdes.

Jarkomluhdes dikembangkan dengan menggunakan sistem aplikasi berbasis website, dimanfaatkan sebagai wahana dalam pengembangan agribisnis pertanian dan untuk pengembangan data dan informasi produksi/produktivitas secara terpadu dengan stake holder lainnya di desa.

Selain itu, aplikasi video teleconference Jamkorluhdes bisa dimanfaatkan sebagai sosialisasi program pembangunan,  perencanaan program desa, komunikasi dan diskusi antar desa, serta evaluasi program dan kebijakan di desa.

Sarana prasarana Posluhdes telah dilengkapi dengan Teknologi Informasi Komunikasi tersebut harus mampu dalam menyebarluaskan inovasi baru, teknis budidaya, informasi pasar dan informasi lainnya yang dibutuhkan oleh petani khususnya dan masyarakat lainnya.

Posluhdes sebagai mitra pemerintah di desa harus mampu memberdayakan petani, melalui penyusunan programa penyuluhan pertanian, pelaksanaan penyuluhan pertanian, inventarisasi permasalahan dan pemecahannya; melaksanakan percontohan dan pengembangan model usahatani; melaksanakan kegiatan rembug, pertemuan teknis dan temu lapang.

Termasuk fasilitasi layanan informasi, konsultasi dan diklat dan fasilitasi forum penyuluhan untuk mempercepat upaya peningkatan kemampuan petani dalam melaksanakan program Pembangunan Pertanian diperdesaan sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas petani dan kwalitas hasil pertanian itu sendiri, Sehingga petani yang mampu berdaya saing, inovatif, dan sejahtera.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018