Sabtu, 14 Desember 2019


Kang Haer, Milenial Banten Pengusaha Kucai

29 Nov 2019, 19:44 WIBEditor : Gesha

Ahmad Haerudin, Milenial Banten Penghasil Kucai | Sumber Foto:BPTP BANTEN

TABLOIDSINARTANI.COM, Tangerang --- Inspirasi terjun ke usaha pertanian ternyata bisa datang darimana saja. Seperti yang sampai pada milenial Banten yang merupakan pengusaha budidaya kucai, Ahmad Haerudin. 

Seorang pria berusia 30 yang lebih akrab disapa Kang Haer ini memulai usaha pertanian sejak tahun 2012 dengan mengikuti pamannya yang menjadi ketua kelompok tani di Kec. Pasar Kemis, Kab. Tangerang. Pilihannya untuk bertani dilakukan setelah keluar dari sebuah pabrik yang mempekerjakannya. Haer merasa tidak bebas dan berpenghasilan terbatas. Haer melihat potensi dirinya ada di pertanian.

Sejak itu, dengan tekun Haer menekuni dunia barunya. Awal ikut dengan paman, kini Kanh Haer telah memiliki lahan garapan seluas 8000 meter. Motivasinya semakin kuat karena produksi kucai semakin diminati pasar, bahkan dirinya cukup kewalahan dengan permintaan pasar. 

Dari lahan 8000 meter tersebut, Kang Haer setiap bulannya mengantongi penghasilan sebesar 18 juta rupiah. Kang Haer tidak mau muluk-muluk, baginya semua pekerjaan akan mudah jika dilakukan dengan sungguh, ikhlas, dan tuntas.

"Motto hidup saya adalah kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja tuntas" jelas Haer. Dirinya memang tidak suka menunda pekerjaan, termasuk memberikan hak orang lain berupa upah kepada pekerja atau bagi hasil dengan mitranya.

Inspirasi Petani 

Sosok Kang Haer inilah yang menjadi inspirasi bagi petani milenial yang didaulat oleh BPTP Banten untuk membagikan ilmunya pada Pertemuan Pendampingan Gerakan Petani Milenial Banten yang digelar oleh BPTP Banten. Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 orang petani muda yang berasal dari Kab. Tangerang, Kota Tangerang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.

Dalam pertemuan petani milenial tersebut, Haer juga membagikan ilmunya dalam budidaya kucai. Peserta sangat antusias menyimak materi dan mengharapkan agar mereka juga dapat mengembangkan tanaman tersebut di wilayah masing-masing. 

Kepala Seksi Kerja Sama dan Pelayanan Pengkajian BPTP Banten, ST Rukmini menyampaikan terima kasih kepada para peserta karena tujuan acara ini terwujud dan mengharapkan dapat dibuktikan dengan aksi spektakuler selanjutnya petani milenial di masing-masing wilayah. "Kami berharap acara ini dapat menggugah semangat para petani milenial dan menunjukkan bahwa bertani itu menjanjikan jika dikelola dengan baik",  jelasnya.

Kepala BPP Sukatani, Suhayar menyambut baik acara ini dan mengharapkan terwujud petani-petani milenial di tempat lain seperti Haer. Bahkan menurut penyuluh Pasar Kemis, Esti, acara pertemuan petani milenial ini sangat bermanfaat. "Perlu dibuat banyak acara seperti ini, terutama yang memberikan motivasi kepada petani milenial dan yang dapat memperluas wawasan mengenai budidaya pertanian dan pemasarannya," harap Esti.

Salah seorang petani yang menjadi peserta dari Kab. Tangerang, Puji Karyanto menyatakan bahwa acara tersebut sangat berkesan dan menginspirasinya. "Acaranya sangat berkesan dan banyak manfaatnya, saya tidak bicara atas nama sendiri tetapi saya juga sudah tanyakan ke beberapa peserta, kami termotivasi karena acara ini membangkitkan semangat dan inspiratif," terangnya.

Reporter : ST. RUKIMINI BPTP BANTEN
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018