Monday, 10 August 2020


Hanjar Lukito Jati, Bawa Beras Organik Wonogiri Tembus Amerika

08 Jul 2020, 11:32 WIBEditor : GESHA

Hanjar Lukito Jati (kanan) | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Wonogiri --- Beras organik dari tanah Indonesia ternyata diminati di pasar luar negeri, seperti Amerika Serikat dan Perancis. Salah satu pemain yang bisa menembus pasar tersebut adalah Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Pengayom Petani Sejagad dari Wonogiri.

“Tahun lalu kita ekspor perdana ke Amerika melalui PT Bloom Agro Indonesia. Ekspor perdana ini, kami mengirim 20 ton beras organik ke Amerika Serikat. Bahkan, kami telah teken kontrak untuk mencukupi pesanan beras organik tahun ini sebanyak 450 ton,” beber Direktur Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Pengayom Petani Sejagad Hanjar Lukito Jati.

Beras organik yang diekspor merupakan campuran beras merah varietas mandel, beras pink, dan beras varietas C4 yang hanya mengalami proses pengelupasan gabah (pecah kulit) sehingga berwarna cokelat. Komposisinya beras cokelat 60 persen, beras pink 20 persen dan beras merah 20 persen.

“Beras tersebut dibandrol Rp 25.000 per kilogram. Bahkan, permintaan juga datang dari beberapa negara lain, seperti Italia, Malaysia, dan Singapura. Perbulannya merek minta beras organik sebanyak 20 ton,” kata dia.

Dikatakan, ekspor beras organik ke Malaysia dan Singapura pihak optimis mampu memenuhinya. Sebab, bisa dilakukan hanya berbekal sertifikat produk organik nasional yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman, Mojokerto. Jumlah petani mitra yang dibekali sertifikat organik nasional ada 2.500 orang dengan luas lahan 800 hektare. “Untuk ekspor ke Eropa dan Amerika Serikat bisa dilakukan berbekal sertifikat organik internasional yang sudah kita miliki,” tambahnya.

Dia menambahkan, ada regulasi menarik yang diterapkan untuk produk ekspor ke Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat. “Ada kebijakan fair trade. Yakni sebanyak 5?ri setiap penjualan ke Eropa, Jepang, dan Amerika harus dikembalikan kepada petani,” katanya.
Dengan demikian, sebagian keuntungan dari ekspor tersebut akan diberikan kepada para petani. Hal itu untuk membantu produsen dan petani yang menyuplai beras organik.

Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT. Pengayom Tani Sejagad berdiri pada Mei 2016, dengan kepemilikan saham oleh anggota Perkumpulan Pertanian Organik “Wono Agung” Wonogiri (APOWW) dan anggota Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Ngudi Makmur.

 

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018