Sunday, 17 January 2021


Sakti Wahyu Trenggono, Sang Raja Menara Menjadi Raja Laut

24 Dec 2020, 13:00 WIBEditor : Gesha

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono | Sumber Foto:Antara

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendapat nakhoda baru di penghujung tahun 2020 ini, setelah dilantik Presiden Joko Widodo, Rabu (23/12). Siapakah beliau? 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sempat kosong pasca ditangkapnya Edhy Prabowo atas dugaan korupsi Ekspor Benih Lobster. Meskipun kemudian dipimpin secara Ad Interim oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan dilanjutkan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Nyaris 1 bulan kemudian, Presiden Joko Widodo pun menunjuk dan melantik Sakti Wahyu Trenggono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, Rabu (23/12) untuk melanjutkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan

Bagi kalangan praktisi Kelautan dan Perikanan, nama Sakti Wahyu Trenggono ini sedikit asing. Namun ternyata sepak terjangnya moncer di dunia telekomunikasi, dirinya bahkan berjuluk Raja Menara. 

Namun, Sakti Wahyu Trenggono bukan wajah baru di Kabinet Indonesia Maju. Sebelum menjabat Menteri KP, pria berusia 58 tahun ini adalah Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Menhan Prabowo Subianto.

Pria yang lahir 3 November 1962 di Semarang, Jawa Tengah ini merupakan lulusan S1 Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan S2 Magister Management almamater yang sama.

Setelah lulus dari ITB, Wahyu Sakti Trenggono bekerja di Astra selama 11 tahun. Bekerja di Astra membuatnya belajar banyak hal seperti berelasi dengan lembaga konsultan dunia Boston Consulting Group (BCG).

Dirinya memulai bisnis bidang telekomunikasi dengan mendirikan PT Solusindo Kreasi Pratama. Bisnis towernya bermula ketika ia merintis PT Indonesian Tower.

Sakti Wahyu Trenggono juga sempat menjabat Ketua Umum Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi dari tahun 2005 sampai tahun 2016. Asosiasi tersebut menaungi sejumlah korporasi pemilik infrastruktur menara telekomunikasi di Indonesia.

Di tahun 2009, ia menjadi Komisaris PT Tower Bersama Tbk, salah satu perusahaan pemilik tower telekomunikasi papan atas nasional yang sahamnya pernah dimiliki Sandiaga Uno lewat Saratoga.

Dua perusahan itu (Solusindo dan Tower Bersama) dikenal sebagai penyedia menara telekomunikasi terbesar di Indonesia. Perusahaannya menjadi yang terbesar di bidangnya se-Indonesia dengan kepemilikan lebih dari 14.000 menara.

Trenggono juga merupakan pendiri PT Teknologi Riset Global (TRG) Investama. Perusahaan yang telah berdiri sejak 2007 ini bergerak di bidang telekomunikasi, teknologi, properti, media, dan e-commerce.

Karir Politik

Setelah malang melintang menjadi pengusaha, dirinya mulai berkecimpung di dunia politik dan memilih Partai Amanat Nasional (PAN) besutan Amien Rais sebagai kendaraan politiknya. Di era kepemimpinan Hatta Rajasa di PAN, ia menjadi bendahara partai. 

Sepak terjangnya di kancah politik terus berlanjut. Namanya juga sempat masuk sebagai salah satu relawan pemenangan Jokowi-Kalla di Pilpres 2014. Setelah kemenangan Jokowi di Pilpres 2014, Sakti Wahyu Trenggono kemudian masuk Tim Transisi yang saat ini dipimpin Rini Soemarno yang belakangan jadi Menteri BUMN.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018