Sunday, 11 April 2021


Melongok Kiprah Riva, Petani Milenial Kabupaten Sukabumi

30 Mar 2021, 09:50 WIBEditor : Gesha

Petani Milenial asal Sukabumi, Riva Renadi | Sumber Foto:Diat

TABLOIDSINARTANI.COM, Sukabumi --- Semangat, enerjik dan kreatif. Itulah Riva Renadi seorang petani milenial asal Kecamatan Sukabumi, tepatnya di Desa Perbawati. Dia juga seorang alumni Magang Jepang dan sekarang didapuk menjadi Ketua Kelompoktani Wanasari Kampung Baruroke Rt. 002 Rw.002 Desa Perbawati Kecamatan Sukabumi.

Saat ini Riva mengelola lahan pribadi 3 hektar dengan pertanaman cabe rawit 6000 pohon, cabe rawit keriting 10.000 pohon, Sawi putih 10.000 pohon, kubis ungu 5000 pohon dan tomat 7000 pohon. Dia juga sudah menjalin kerjasama pemasarannya dengan Yan’s Fruit and Vegetable Bandung Barat dan CV. Srijaya Kota Sukabumi yang memproduksi Kimchi.

Ditemui oleh koordinator BPP Kecamatan Sukabumi di lahan usaha taninya dia mengucapkan terima kasih atas perhatian dari para penyuluh dan pegawai pertanian Kabupaten Sukabumi yang telah membimbing dan peduli pada petani, khususnya anggota Kelompoktani Wanasari.

Dirinya dan anggota kelompoktani lainnya tetap berinovasi dalam usahataninya mulai dari penggunaan pupuk organik yang dibuatnya sendiri sampai sistem pembolongan mulsa yang bisa mengirit tenaga kerja dan mempercapat dalam pengerjaannya. 

“Dengan sistem pembolong mulsa seperti ini bisa menghemat uang untuk tenagara terja sampai 5 HOK per hertar dan pengerjaannya bisa lebih cepat," ungkapnya sambil mempraktikan proses pembolongan mulsa.

Pertama-tama mulsa dalam roll digulung dengan alat yang dia buat sendiri dengan panjang 150 cm dan lebar lebarnya 80 cm, setelah itu dilubangi menggunakan pembolong dari plat besi yang sudah ditajamkan, satu roll mulsa plastik bisa dibolongi hanya dengan waktu 1 – 1,5 jam saja.

 “Kami bersyukur Alhamdulillah, hasil panen cabe rawit dan cabe kriting musim ini meningkat dan dengan harga lebih berpihak pada petani. Rencananya untuk musim mendatang kami akan menambah lagi areal pertanaman cabe besar dan kubis ungu sesuai dengan permintaan pasar," tuturnya.

Dirinya sangat optimis untuk bisa terus bertani karena memang menyenangkan dan menjanjikan penghasilan yang lebih dari cukup, asalkan ditekuni dengan ulet dan tahan banting.

Kiprah yang dilakukan Riva ini merupakan bagian dari kegiatan Pemberdayaan dan peningkatan jiwa wirausahawan muda petani milenial yang terus digelorakan Kementerian Pertanian.

Satu diantara program penumbuhan wirausahawan muda pedesaan dan pemberdayaan rumah tangga migran serta peningkatan persamaan peran gender terus di upayakan melalui Youth Entrepreuneurship and Employment Support System (YESS). Program ini memfasilitasi dan membantu dalam rangka pelaksanaan penumbuhan, pelatihan manajerial hingga mempermudah mengakses produk layanan keuangan.

Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu kabupten yang beruntung mendapatkan program tersebut bersama tiga kabupaten lainnya yaitu Subang, Tasikmalaya dan Cianjur, diantara 23 kabupaten lainnya yang ada di Jawa Barat.

Dengan luas 4.145,7 km persegi, Kabupaten Sukabumi merupakan kabupaten terluas ke-2 di pulau jawa dan bali setelah Kabupaten Banyuwangi dengan jumlah penduduk 2.571.890 jiwa, dengan jumlah kecamatan yang terbagi dalam 47 kecamatan dan 386 desa. Sehingga, program Petani Milenial sangat mendukung guna mengurangi potensi pengangguran di kabupaten Sukabumi. 

 

 

 

Reporter : Diar Sudjatman
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018