Sunday, 11 April 2021


Aceh Masih Kurang SDM Vokasi Milenial Lulusan Polbangtan

30 Mar 2021, 13:35 WIBEditor : Ahmad Soim

SMK PPN Saree Aceh | Sumber Foto:Abda

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh -- Aceh masih kekurangan SDM vokasi lulusan politeknik/polbangtan di bawah Kementan yang siap menjadi petani milenial."Bahkan kalau memungkinkan setiap provinsi harus ada politekniknya,". Dengan adanya Politeknik, maka Aceh akan lebih bisa berperan dalam mencetak 2,5 juta petani mileniak hingga tahun 2024.

Hal itu disampaikan Muhammad Amin, SP.,MP Ka. Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian Negeri (SMKPP N) Saree usai rapat di Distanbun Aceh (29/3/21).

Untuk mendukung ketahanan pangan, lanjutnya kehadiran  petani milenial mandiri, maju dan modern diperlukan. Dengan adanya milenial alumni Polbangtan, kedepan bisa dikembangkan pertanian presisi, yang didukung dengan adanya traktor, transplanter dan Combine Harvester melalui UPTD Mektan.

Pertanian yang dijalankan para milenial dengan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) bisa saja diterapkan di Aceh dengan menggunakan drone dalam pemupukan, pengendalian hama dan penyakit. Untuk itulah diperlukan lulusan yang kompeten di bidangnya, "yaitu melalui politeknik yang akan menghasilkan SDM Pertanian handal", jelasnya.

BACA JUGA:

Moderenisasi akan membantu transfer dan alih teknologi yang lebih cepat, kalau kita masih tergantung dari luar, butuh waktu lebih lama dalam hal transfer teknologi.

Lebih lanjut kata dia, di Aceh tersedia 58 SMK, yang mengembangkan program agroteknologi. Dengan adanya moderenisasi dapat menekan angka kemiskinan yang menjadi Jargon di Aceh saat ini.

Harapannya, "petani milenial inilah yang menjadi tumpuan pembangunan pertanian modern kedepan,"

Menurutnya, ada tiga hal penting untuk menuju ke arah modernisasi, selain revitalisasi sarana prasarana, peningkatan SDM mutu dan brandingnya juga lahirnya Teaching Factory atau Teaching Farm, seperti unit usaha yang berstandar Iduka yang ada di sekolah.

Kenapa Cina maju, karena ada industri yang ditempatkan di sekolah sekolah, ada industri di politekniknya. "Melalui budaya Industri Dunia Kerja (IDUKA) yang ada di sekolah, baik siswa, guru hingga akan menghasilkan alumni terlatih yang siap pakai. "Karena IDUKA melatih siswa untuk bersikap jujur dan disiplin", tambahnya.

--+

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

 

Pe

Reporter : Abda
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018