Tuesday, 03 August 2021


Dari PWMP, Empat Srikandi Garap Teh Rosella

27 May 2021, 16:11 WIBEditor : Gesha

Hasil olahan teh rosella | Sumber Foto:Polbangtan Malang

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang --- Aris, Sherly, Wahyu dan Diyah merupakan keempat mahasiswa semester IV Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbantan) Malang menekuni usaha pertanian berbasis pengolahan pasca panen hortikultura yakni Rosella sebagai produk unggulan Program Pengembangan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP).

Aris membaca peluang yang besar akan produk olahan pertanian, yang simple, mudah di konsumsi, tapi sehat dan menyehatkan. Berangkat dari sinilah, mereka memproduksi teh celup dari bunga Rosella. Produk unggulan dari PWMP Rosella ini merupakan produk yang special. Selain bahan baku bunga rosella pilihan, mereka menghadirkan value packaging teh celup yang organik sehingga aman saat diseduh dalam air panas, diatas suhu 60 C.

Milenial ini pun menceritakan teh Rosella diciptakan untuk menjawab tantangan pasar tentang bagaimana menghadirkan minuman berwarna yang alami, sehat dan full taste, tanpa harus menggunakan pewarna buatan. “Kalau kita mau berusaha, yakin bahwa sektor pertanian selalu memberikan peluang usaha”, ungkap Aris. 

Keempatnya lantas memutuskan untuk memasarkan produknya via online. “Kami sebagai milenial harus melek teknologi, media online kami jadikan alat yang bermanfaat tak hanya untuk gaya hidup”, tambah Aris.

Sebagai kelompok PWMP pemula, banyak harapan dan impian yang ingin mereka realisasikan ke depan. Mereka ingin mengembangkan usaha nya kearah produksi on-farm, berupa budidaya tanaman rosella sendiri dan membuat produk2 turunan dari bunga Rosella. Mereka berharap ke depan Rosella juga bisa menjadi salah satu komoditas andalan Indonesia dan menambah lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Kreativitas dan pandai memanfaatkan peluang pertanian yang terbuka lebar inilah merupakan manfaat dari program andalan Kementan dalam regenerasi petani adalah Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP). Program yang sudah berjalan sejak tahun 2016 ini sudah melahirkan ratusan wirausaha muda pertanian.

Program PWMP ini tak luput dari dukungan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, "Sektor pertanian merupakan hal utama yang dibutuhkan oleh semua pihak. Kemajuan suatu negara sangat bergantung pada perkembangan pembangunan pertaniannya. 

"Kalianlah penerus pembangunan pertanian, Ditangan kalian tanggung jawab ini berada. Maka, jangan takut menjadi petani dan wirausaha muda di bidang pertanian," seru Mentan SYL.

Senada dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mendukung penuh program PWMP. "Program ini merupakan salah satu upaya untuk menepis anggapan negatif tentang dunia pertanian khususnya di level generasi muda. Program ini juga sekaligus menyasar anak muda untuk tertarik mengembangkan usaha tani," katanya.

Reporter : Lely
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018