Thursday, 23 September 2021


Bantu Ayah, Gadis Manis ini Praktek Tanam Pisang

31 Jul 2021, 19:23 WIBEditor : Gesha

Gadis manis ini praktek tanam pisang | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh Tamiang --- Masyitahwati (21) gadis manis yang merupakan alumni SMK Pertanian Aceh Tamiang 2018 jurusan kultur jaringan, mengaku sangat senang dapat membantu meringankan pekerjaan orangtuanya menanam pisang.

"Tanaman pisang sangat bermanfaat dalam pemenuhan gizi dan karbohidrat, prospeknya juga sangat menjanjikan," katanya kepada tabloidsinartani.com.

Selain banyak manfaat, buah pisang juga mudah dipasarkan dan tetap laku. Saat panen, buah pisang juga bisa diolah sebagai bahan makanan. "Kalau panen berlimpah pisangnya dijadikan keripik dan membuat kue bolu. Hasilnya pun lebih menguntungkan, " jelasnya. 

Dengan latar belakang Pertanian yang dimilikinya, gadis manis ini mengaku senang bisa langsung praktek di kebun ayahnya. Dirinya bahkan mengaku akan menggunakan bibit hasil kuktur jaringan dan bersertifikat. "Pasalnya dengan menggunakan bibit yang bersertifikat, hasilnya pun akan lebih meningkat," timpalnya.

Sementara orangtuanya Abdul Rahim (45) warga Paya Tampah, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang menjelaskan di lahan seluas 1,5 hektar miliknya selain ditanami cabai rawit juga ada 1.300 batang tanaman pisang. 

"Kebun saya sebelumnya ditanami kacang tanah, timun, terong dan cabai. Namun akhir akhir ini ditanami pisang dengan berbagai jenis seperti pisang lilin, kepok, nangka, barangan, raja dan pisang panjang. Alasannya karena selain mudah perawatannya, harga pisang di pasaran cenderung stabil," ungkapnya.

Abdul mengaku membeli bibit bibit pisang dengan harga Rp 3.000/binggol di dusun Glugur desa setempat. "Penanaman menggunakan jarak 3 meter. Selain diberikan pupuk Urea sebanyak 200 kg/ha juga ditambahkan NPK. Pemupukan dilakukan pada umur 2 bulan setelah tanam dan ditabur lagi saat menjelang berbuah ," ujarnya.

Panen dilakukan sebulan sekali. "Pisang barangan dapat dipanen pada umur 6 bulan dan dijual Rp 6.500 per sisir. Saat panen dapat menghasilkan Rp 1 - 2 juta," tambahnya. 

Sedangkan Pisang kepok, umur panennya lebih lama, tapi pisang nangka umur 5 bulan sudah bisa dipanen. Namun tanaman pisang yang sudah dipanen, anakannya bisa dipelihara dan umur 2 bulan sudah mengeluarkan buah lagi.

Reporter : AbdA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018