
Jamaluddin penggagas rumah koran
TABLOIDSINARTANI.COM, Gowa---Pandemi Covid-19 yang belum juga reda berdampak cukup bagi masyarakat, bukan hanya masalah kesehatan tapi juga penghasilan. Untuk membantu masyarakat, mendorong Jamaluddin Dg Abu membuat program sedekah sayur.
Lelaki kelahiran Makassar 20 Agustus 1988 di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, menggagas Program Sedekah Sayur bersama Ipda Pourwanto dari Kesatuan Satbrimob Polda Sulsel. Program Sedekah Sayur ini diawali dari hal kecil pada 9 Mei 2020 lalu hingga kini terus berjalan.
Sebagai petani muda Sulawesi Selatan ini, dirinya mengajak banyak pihak untuk berkolaborasi, sehingga Program Sedekah Sayur mampu terdistribusi sebanyak 50,7 ton.
Jumlah tersebut telah menjangkau 23 pondok pesantren, 20 panti asuhan, 4 lokasi bencana alam, 5 desa atau masyarakat umum yang terisolasi, dan 5 dapur umum TNI/Polri.
“Kegiatan berbagi sayur ini merupakan wujud literasi kolaboratif dengan tujuan membantu masyarakat yang membutuhkan di masa pandemi saat ini, dan upaya melahirkan para petani dermawan,” kata Jamaluddin.
Berbagi sayur di tengah pandemi juga merupakan bukti bahwa pertanian mampu eksis di masa sulit apapun. Dengan demikian program ini terus berkelanjutan setiap bulannya agar penyebaran sayur mayur bisa lebih luas ke penerima manfaat yang lain.
Jamaulddin berjarap program Sedekah Sayur bisa menembus 100-1.000 ton. Apalagi melihat potensi pertanian di Kampung Sayur Tunas KBA Kanreapia yang subur.
“Petaninya mempunyai kepedulian dan semangat gotong royong yang tinggi untuk berbagi sayur kepada warga yang membutuhkan, terutama kepada Pondok Pesantren dan Panti Asuhan,” tambahnya.
Di dua tempat ini terdapat generasi muda yang sedang belajar dan berproses menjadi generasi bangsa yang cerdas dan berprestasi, baik dari segi agama dan Ilmu lainnya. Hal ini sejalan dengan gerakan cerdas anak petani yang digagas oleh Rumah Koran, cerdas dan peka terhadap sesama.