Monday, 23 May 2022


Randi, Panen Anggur di Lahan Sempit

08 Dec 2021, 14:57 WIBEditor : Yulianto

Randi dengan hasil panen anggurnya | Sumber Foto:Dok. Randi

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Menanam sayur dan buah sendiri di era pandemi saat ini sangat mungkin dilakukan. Dengan meluangkan waktu sedikit agar bisa menanam dan merawat tanaman dengan baik, kita bisa panen dari kebun sendiri.

Bagi yang menyukai buah anggur pun bisa ditanam di pekarangan rumah atau apartemen yang memiliki lahan sempit. Seperti yang dilakukan Randi Suhendra. Pria berusia 33 tahun yang tinggal di Jalan M. Yamin, Teluk Belibi Utara, Punggung Kasik, Kecamatan Lubuk alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat sukses membudidayakan Anggur di pekarangan rumahnya.

Bermodal awal sekitar Rp. 3-4 juta, Randi banyak menuai manfaat dari panen anggur di pekarangan. Pekerjaan utama lulusan S1 Pendidikan Kimia ini sebenarnya karyawan swasta pabrik santan sabagai quality control.

“Saya pribadi suka dengan tanaman, karena sudah dikenalkan dari kecil oleh orang tua. Saya menanam anggur sejak 2013, anggur lokal, jenis isabella,” katanya.

Awal dirinya menanam anggur setiap pulahng ke kampung halaman di Payakumbusaat saat libur kerja, selalu membelikan orangtuanya bunga atau tanaman. Kemudian membeli tanaman anggur. Ternyata saat ditanam di Payakumbuh, kurang dari setahun sudah berbuah.

Pada tahun 2015, Randi bersama sang istri tertarik menambah koleksi anggur, khususnya table grape untuk ditanam di Padang Pariaman. Pada awal 2016, dirinya juga sempat mengoleksi anggur Ukraina berjenis ninel. Namun kemudian jatuh pada pilihan jenis caroline black rose (cbr) dan red prince/prabu bestari.

“Terus berlanjut sampai sekarang. Saat ini koleksi tanaman angggur saya kurang lebih 90 jenis. Itu tidak termasuk yang sudah dieliminasi,” katanya kepada Sinartani.

Randi mengatakan, dalam budidaya anggur lebih mencari varian, terutama yang mudah berbuah dan enak rasa buahnya. Salah satu alasan diirnya menanam anggur adalah karena masih jarang masyarakat yang membudidayakan. Apalagi  banyak yang beranggapan anggur hanya cocok di daerah dingin.

Ternyata saat saya coba tanam, anggur bisa tumbuh di daerah dingin atau panas, walaupun optimalnya di daerah panas. Selain itu anggur bisa dibuat tumbuh model apa saja, teralis, para-para, atau tabulampot. Karena lahan saya cuma 9x7 meter, sangat fleksibel untuk menanam anggur,” ungkapnya.

Keberhasilan Randi mananam anggur ternyata melalui jalan panjang. Suka dan duka dilalui. seperti apa? Baca halaman selanjutnya.

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018