Monday, 08 August 2022


Maryoto, Food Estate Buka Kesempatan Milenial

19 Jul 2022, 14:24 WIBEditor : Gesha

Maryoto Petani milenial asal Kalteng | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Program Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau memberi dampak positif yang sangat luar biasa bagi petani, khususnya bagi petani milenial untuk semakin berkembang dan berkontribusi pada pertanian. Seperti yang dirasakan oleh Duta Petani Milenial sekaligus Finalis Young Ambassador asal Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kab. Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah bernama Maryoto ini.

Wajah pertanian di Kalimantan Tengah, perlahan namun pasti semakin berubah dengan masuknya Program Food Estate. Kini terlihat milenial setempat tak ragu lagi untuk turun ke sawah dengan tunggangan alat dan mesin pertanian yang modern dalam mengolah lahan mereka.

Maryoto masih ingat, dahulu ayahandanya harus berpeluh keringat mengolah lahan pertanian. Belum lagi infrastruktur air yang minim dan kelembagaan petani yang belum kuat. Kini, dengan adanya program Food Estate, petani-petani sudah tidak merasa kesulitan dalam pengelolaan serta pengoptimalisasi lahannya, karena sudah ada alat yang memadai. “Sebelumnnya, ketika kita membajak lahan, musim tanam hingga panen, kita lakukan secara manual. Alhamdulillah, dengan adanya program Food Estate ini, sekarang sudah banyak alat-alat yang disediakan, sehingga membuat para petani merasa terbantu,” katanya.

Maryoto menuturkan, dengan adanya program Food Estate ini, selain ketersediaan alsintan, juga banyak sekali kegiatankegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah. Salah satunya, yaitu pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang. “Banyak sekali yang saya dapat dari situ, kita belajar menghidupkan organisasi, ada juga bimtek di segala sektor dan lain-lainnya. Tentunya itu membuat saya semakin termotivasi untuk memajukan pertanian,” ucapnya.

Pria yang juga selaku Ketua Gapoktan Sido Mukti dan sedang mengikuti seleksi di Jakarta ini berharap kedepannya petanipetani khususnya di wilayah Pulang Pisau bisa lebih maju. Dan juga, semakin banyak para petani muda yang nantinya berkreasi membangun di sektor pertanian, mudah-mudahan program Food Estate ini untuk ke depannya masih berlanjut. Maryoto mewakili petani khususnya Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah RI melalui Kementeriannya, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Dinas Pertanian Pulang Pisau, PUPR dan juga tidak lupa juga kepada BBPP Binuang yang selama ini sudah memberikan motivasi serta dampak yang positif kepada mereka.

“Kita terus akan belajar bertani dan sebagai petani, kita sangat mendukung program pemerintah. Dengan Motto Pertanian Maju dan Modern,” tegasnya. Sebagai Duta Petani Milenial, Maryoto sendiri terus akan menjadi penggerak bagi petani milenial lainnya, agar pertanian di Pulang Pisau akan semakin maju seiring peningkatan kemampuan petani.

Untuk diketahui, di Pulang Pisau petani milenial menerapkan beragam inovasi dan terobosan, yakni dengan memanfaatkan potensi gambut dan rawa untuk mengembangkan mina padi. Ada juga konsep padi surjan. Konsep ini menjadi kombinasi tanaman padi dengan tanaman hortikultura yakni jeruk

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018