Sabtu, 22 Juni 2024


Thamrin, Penyelamat Koperasi Sawit di Musi Banyuasin

27 Jul 2023, 09:34 WIBEditor : Yulianto

Thamrin, sosok penyelamatkan Koperasi Sawit | Sumber Foto:Humas Perkebunan

TABLOIDSINARTANI.COM, Musi Banyuasin---Saat ini banyak koperasi perkebunan yang mati suri karena kelemahan dari pengurusnya. Namun di tangan sosok ini Koperasi Sawit berkembang menjadi embrio korporasi petani.

Berawal ditunjuk menjadi Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Sejahtera pada tahun 2001, Drs. Tamrin, MSi, dipercaya untuk menyelesaikan kesulitan dana pemeliharaan perkebunan kelapa sawit seluas 3.000 ha yang dibangun pada rentang 1995-1998 pasca krisis moneter.

Dengan tangan dingin, sepanjang masa kepemimpinannya hingga tahun 2006, Thamrin dengan  eskalasi kredit Bank Mandiri merawat kebun sawit milik anggota koperasi sehingga kembali berjalan dan kebun berproduksi optimal.

Sayangnya, setelah masa kepemimpinannya, KUD yang berlokasi di Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan,  kembali dalam kondisi stagnasi akibat managemen yang tak berjalan baik. Tamrin kemudian kembali dipercaya anggota memimpin KUD pada tahun 2015. Dengan tangan madasnya, Koperasi Sawit tersebut kembali bangkit.

Pada tahun `2017 ada program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Tamrin bersama koperasi berjibaku mendapatkan akses program ini dan pada 2019 sukses mendapatkan dukungan pembiayaan replanting seluas 614 ha.

Lalu pada tahun 2020 kembali  mendapat bantuan untuk peremajaan seluas 1.202 ha. Hingga tahun 2023, luas kebun KUD yang diremajakan mencapai 3.072 ha dan kebun yang sudah panen seluas 1.246 ha, selebihnya diperkirakan akan panen pada tahun 2024.

Dari penjualan TBS petani ini koperasi membukukan omset Rp 1,8 miliar setiap bulannya. Diperkirakan akan bertambah seiring peningkatan produksi dan pertambahan luasan kebun sawit yang menghasilkan.

Kemudian pada tahun 2018 perkebunan kelapa sawit yang dikelola KUD Sejahtera sukses meraih sertifikat ISPO. Diharapkan ke depan akan mendapatkan RSPO sebagai bukti pengelolaan kebun sawit yang sudah mengikuti prinsip sustainability.

Menjadi Korporasi

Menariknya koperasi ini juga berkembang menjadi korporasi dengan adanya pengembangan usaha pendukung aktivitas anggota. Diantaranya, unit usaha pengadaan pupuk dan herbisida, penangkaran bibit bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan,  angkutan TBS, penyewaan alat berat, penginapan dan mini market.

Saat ini koperasi yang dipimpin Tamrin tengah berproses mengembangkan Pabrik Minyak Kelapa Sawit bekerjasama dengan PT Puspa. Ke depan diharapkan, koperasi memiliki saham di pabrik minimal 10 persen. Saat ini sedang dilakukan pengurusan perizinannya. Jika pabrik ini terbangun, maka KUD Sejahtera menjadi salah satu yang sukses memiliki pabrik kelapa sawit sekaligus mematahkan mitos petani mustahil memiliki PKS.

Dikenal sebagai sosok yang mampu memberikan solusi di tengah kesulitan pekebun sawit, membawa Thamrin terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin. Keberhasilannya mensejahterakan anggota koperasi dan karyawannya menjadi kisah yang menyebar hingga ke masyarakat luas, sehingga mengantarkan dirinya menjadi konstituen.

Ketika ditanyakan rahasia menjadi juru kemudi perbaikan koperasi, Tamrin mengatakan, pentingnya transparansi, pengembangan sistem dalam tim kerja, sehingga ada ketegasan hak dan kewajiban serta membangun kebersamaan yang berkeadilan.

"Saya juga menekankan pada diri saya pentingnya membangun nilai-nilai keikhlasan, pasalnya hidup ada yang maha mengatur. Baik dan buruk tindakan kita akan terekam dan tercatat oleh Allah SWT, sehingga pekerjaan harus dilihat sebagai ibadah," katanya.

Reporter : NS/Humas Ditjen Perkebunan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018