Sabtu, 24 Februari 2024


Kado HUT RI untuk Anshar  

19 Agu 2023, 14:42 WIBEditor : Yulianto

Anshar bersama Dirjen Tanaman Pangan, Suwandi saat menerima penghargaan HUT ke-78 RI | Sumber Foto:Humas Kementan

TABLOIDSINARTANI.COM, JAKARTA---Peringatan HUT ke-78 RI tahun ini menjadi sangat istimewa bagi Muhamad Ansar petani asal Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Penggagas Elisitor Biosaka ini mendapat anugerah penghargaan dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam upacara peringatan HUT ke 78 RI  yang berlangsung di Gedung Kementerian Pertanian, Kamis (17/8).

Biosaka dinilai menjadi sebuah teknologi pertanian ramah lingkungan yang mudah dan murah, serta meningkatkan produksi dan efisiensi usaha tani, terutama menghadapi ancaman perubahan iklim ekstrim yang menimbulkan kemarau panjang (El Nino).

Muhamad Ansar mengaku sangat bahagia mendapat penghargaan dari Mentan SYL pada Upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke 78 RI. Pasalnya, pada momentum 78 tahun Indonesia merdeka, Biosaka menjadi salah satu wujud pengabdian petani Indonesia dalam membangun pertanian yang berkelanjutan dan mensejahterakan petani secara mandiri. "Tahun ini adalah tahun yang luar biasa bagi Biosaka,” katanya.

Sebelumnya perjuangan Anshar ini mendapat apresiasi dari Bupati Blitar dan Gubernur Provinsi Jawa Timur. Dirinya mendapat penghargaan Basuki Mewa Beya. “Hari ini tepat 78 tahun Indonesia merdeka, Biosaka mendapat kembali apresiasi dan amanah penting dari Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yakni penghargaan bahwa Biosaka salah satu inovasi yang muncul dari petani," ujarnya.

Ansar menilai penghargaan dari Mentan SYL menunjukan pencapaian dari semangat seluruh relawan Biosaka dan sangat penting dalam membangkitkan semangat untuk bersama-sama mewujudkan land of harmony. Bahkan meningkatkan ketertarikan generasi milenial untuk berprofesi di sektor pertanian.

"Mudah-mudahan kita dapat wujudkan ini bersama Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Bapak Suwandi dan direktorat jenderal yang lain. Tentunya dengan kemudahan yang luar biasa dari gerakan selamatkan alam, kembali ke alam. Dengan Biosaka, petani sejahtera semoga menuju In The World 2045. Dengan Biosaka, pertanian semakin Maju, Mandiri dan Modern. Viva Republik Indonesia," tuturnya.

Sementara itu Mentan SYL mengatakan, penghargaan patut diberikan kepada penggagas Elisitor Biosaka, Muhammad Anshar. Berkat Biosaka, turut membuktikan pertanian Indonesia bisa semakin mandiri, maju dan modern dan mengangkat kearifan lokal dalam bertani.

SYL menjelaskan, elisitor Biosaka adalah salah satu inovasi anak bangsa berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, dapat menghadirkan cara baru bertani yang tidak lagi bergantung pupuk kimia, menyuburkan lahan, menekan hama penyakit dan mensejahterakan petani secara gratis. Apalagi Biosaka memanfaatkan bahan dari alam sekitar yaitu dedaunan atau rumput menjadi pengganti pupuk kimia.

"Biosaka adalah inovasi petani anak bangsa kita sendiri yang harus diberikan apresiasi. Pengaplikasian Biosaka telah terbukti kegunaanya oleh petani di berbagai daerah, dapat menghemat biaya usaha tani karena penggunaan pupuk kimia berkurang hingga 50 persen, bahkan lebih tanpa mengurasi produktivitas tanaman," ungkapnya.

Di saat dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja karena dihadapkan ancaman global, SYL menganggap, elisitor Biosaka menjadi langkah nyata dalam mengantisipasi kenaikan harga pupuk kimia. “Ini adalah kontribusi yang luar biasa dan patut diberikan penghargaan agar semakin semangat dalam membangun pertanian yang terus melaju untuk maju," sambung SYL. 

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018