Sabtu, 22 Juni 2024


Jauh dari Tanah Papua: Pemuda Jayawijaya dan Mimika Terpilih sebagai Calon Taruna Politeknik AUP

31 Agu 2023, 11:50 WIBEditor : Gesha

Dua calon taruna di AUP | Sumber Foto:KKP

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Dari dataran tinggi Papua yang jauh dan eksotis, dua pemuda penuh semangat dari Kabupaten Jayawijaya dan Mimika telah berhasil meraih tiket menuju pendidikan yang akan membentuk masa depan mereka. Dalam seleksi ketat Calon Taruna Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk Tahun Ajaran 2023/2024, mereka muncul sebagai pemenang, mengantarkan mereka ke ambang pintu Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) di Jakarta.

Kementerian Kelautan dan Perikanan berhasil merampungkan seleksi penuh tantangan Calon Taruna untuk Tahun Ajaran 2023/2024, menghasilkan kisah inspiratif di antara lautan pelaku utama kelautan dan perikanan yang berjumlah 2.280. 

Dalam deretan Calon Taruna yang berhasil memenangkan persaingan, muncul dua bintang baru, Yusuf Lagowan dari Jayawijaya dan Agusto Dion Titus Naibaho dari Mimika. Kedua pria ini tampil sebagai perwakilan terjauh, dan kini bakal mengukir jejak di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) di Jakarta.

Yusuf, yang berakar di Wamena, Jayawijaya, mengangkat kepala dengan bangga ketika ia menyebutkan namanya akan dikenang di koridor-koridor Politeknik AUP. Dirinya yang merupakan anak pembudidaya ikan, membawa cita-cita mulia untuk membawa sentuhan modernitas ke dalam usaha orangtuanya dan mengilhami kemajuan daerahnya.

"Sungguh berkat luar biasa bisa melangkah di sini. Saya ingin merasakan dunia di luar Papua, mengeksplorasi yang baru. Di tanah terpencil dan tertinggal ini, saya ingin mempertemukan teknologi modern dan warisan laut serta perikanan untuk melangkah bersama zaman," seru Yusuf dengan penuh semangat.

Agus juga menggelorakan inspirasinya dengan hati penuh semangat. Sebagai putra Mimika, dia memandang Politeknik AUP sebagai pintu gerbang ilmu tinggi yang bisa menggali potensi besar dari sumber daya perikanan wilayahnya yang belum sepenuhnya diberdayakan.

"Wilayah tempat saya tumbuh memiliki potensi besar di bidang perikanan dan kelautan. Melalui Program Studi Teknologi Akuakultur (TAK), saya bermimpi besar untuk mengangkat usaha orangtua saya yang bekerja dalam pemasaran hasil perikanan," sebutnya.

Di tengah prosesi Penerimaan Peserta Didik KKP Tahun Ajaran 2023/2024, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM) dengan tegas membuka pintu pendidikan sepenuhnya bagi generasi penerus pelaku utama dalam industri perikanan. Nelayan, pembudidaya ikan, pengolah ikan, petambak garam, dan pemasar hasil perikanan semua mendapat kesempatan emas ini sebagai upaya nyata dalam memperbaharui semangat kelautan dan perikanan.

"Ikhtiar KKP hadir dalam bentuk akses pendidikan komplit bagi mereka yang terlibat dalam industri. Peluang ini harus dimanfaatkan sepenuhnya, dengan dedikasi dalam belajar untuk membuka pintu potensi pribadi masing-masing," ungkap I Nyoman Radiarta, Kepala BPPSDM KP.

Tidak sekadar berharap, Ia juga berdoa agar para Calon Taruna ini akan tumbuh menjadi generasi yang mumpuni, menginspirasi, berdaya saing global, dan menorehkan sumbangsih emas dalam persembahan kepada perkembangan dunia kelautan dan perikanan Indonesia.

Kehadiran Calon Taruna yang baru juga merangkul tujuan besar Program Prioritas KKP, seperti Kampung Perikanan Budidaya (KPB) serta Kampung Nelayan Maju (KALAJU), selain Program Strategis BPPSDM yang mengusung semangat "Vocational Goes to Actors" (VOGA) dan "Smart Fisheries Village" (SFV).

Suatu waktu, usai menjalani Masa Orientasi Studi dan Ketarunaan (MOSTAR), Calon Taruna ini akan menjalani seremoni pelantikan sebagai Taruna Baru pada tanggal 29 Agustus 2023, bersamaan dengan perhelatan Wisuda Nasional Politeknik KP Tahun 2023.

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018