Jumat, 23 Februari 2024


Andri Fahruzi, Manfaatkan Lahan Sempit untuk Beternak Lebah Klanceng

11 Jan 2024, 10:25 WIBEditor : Gesha

Berbasis di Dusun Karangrejo, Desa Bedayu, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Andri mengelola 1.000 kotak lebah beragam jenis seperti klanceng dan trigona. | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Lumajang -- Dalam kota kecil yang terbatas lahan, Andri Fahruzi membuktikan bahwa lahan sempit dapat menjadi oase bagi keberlanjutan dengan beternak Lebah Klanceng.

Andri Fahruzi, mahasiswa berusia 21 tahun, muncul sebagai teladan sukses dalam peternakan lebah di Indonesia.

Berbasis di Dusun Karangrejo, Desa Bedayu, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Andri mengelola 1.000 kotak lebah beragam jenis seperti klanceng dan trigona. 

Pemanfaatan lahan sempit di halaman rumahnya menjadi bukti inspiratif betapa efisiennya Andri dalam beternak lebah, menunjukkan bahwa peternakan lebah muda dapat sukses di tempat terbatas.

Andri tidak hanya menjadi peternak lebah yang sukses, tetapi juga membawa dampak positif melalui pendirian Sekolah Kewirausahaan Madu di Desa Bedayu Lumajang sejak 2020.

Inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang beternak lebah serta produksi madu. Sejak berdiri, sekolah ini telah memberdayakan puluhan pemuda desa dan meningkatkan ekonomi keluarga.

Lebah Trigona, atau dikenal sebagai lebah Klanceng, merupakan pilihan populer dalam budidaya lebah karena tidak memiliki sengat dan menghasilkan madu berkualitas tinggi. 

Budidaya lebah ini dilakukan dalam kotak khusus seperti kotak lebah Trigona atau kotak lebah Klanceng. 

Dengan nama ilmiah Apis Florea, lebah ini merupakan spesies madu liar kecil di Asia Selatan dan Asia Tenggara. 

Keunggulan madu Klanceng, yang memiliki harga lebih tinggi dari jenis lain, terbukti melalui penelitian di Malaysia yang menyatakan khasiatnya 3 hingga 10 kali lebih baik daripada madu lainnya.

Andri Fahruzi menekankan bahwa kunci keberhasilan dalam beternak lebah liar adalah kesabaran dan kebersihan, dengan kebersihan kandang lebah berdampak positif pada produktivitas madu. 

Pemahaman terhadap ancaman hama seperti cicak dan semut juga menjadi penting bagi peternak lebah. 

Andri berbagi pengetahuan bahwa lingkungan yang panas dapat membuat lebah stres, sehingga tempat dengan dataran tinggi yang tidak terlalu tinggi menjadi pilihan terbaik.

Meskipun lahan terbatas, dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, seseorang tetap dapat sukses dalam beternak lebah dan produksi madu.

Pada Oktober 2023, Andri diakui dengan penghargaan Pemuda Pelopor 2023 dari Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Keaktifannya dalam mencetuskan berbagai kegiatan untuk memajukan masyarakat desanya menjadikan Andri sebagai contoh sosok milenial yang berperan aktif dalam pembangunan lokal.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018