
Kursi Direktur Aneka Kacang dan Umbi (AKABI) Kementan kini ditempati Andi Muhammad Idil Fitri, birokrat yang lama berkiprah di lingkungan Kementan.
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta – Kursi Direktur Aneka Kacang dan Umbi (AKABI) Kementan kini ditempati Andi Muhammad Idil Fitri, birokrat yang lama berkiprah di lingkungan Kementan.
Andi Muhammad Idil Fitri resmi dilantik Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan dan penyegaran organisasi di tubuh Kementan.
Sejumlah pejabat mendapatkan amanah baru melalui proses mutasi dan pengisian jabatan.
Nama Andi Muhammad Idil Fitri menjadi salah satu yang menarik perhatian.
Pasalnya, posisi Direktur AKABI bukanlah titik awal dalam perjalanan kariernya.
Sebelum sampai di jabatan tersebut, ia telah melewati berbagai posisi di lingkungan Kementan selama bertahun-tahun.
Perjalanan Andi Muhammad Idil Fitri sebagai aparatur di Kementan tercatat cukup panjang.
Kariernya mulai berkembang sejak 2006 dan sebagian besar waktunya dihabiskan di lingkungan Direktorat Jenderal Hortikultura.
Ia pernah menangani berbagai tugas administratif dan manajerial sebelum akhirnya dipercaya menempati posisi pimpinan.
Berikut sejumlah jabatan yang pernah diembannya:
- Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Buah dan Florikultura, Ditjen Hortikultura, 2006–2019.
- Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Ditjen Hortikultura, 2019–2020.
- Kepala Bagian Umum Sekretariat Ditjen Hortikultura, 2020–2023.
- Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Ditjen Hortikultura, sejak 2023
Tak hanya memiliki pengalaman di Ditjen Hortikultura, Andi Muhammad Idil Fitri juga pernah mendapat kepercayaan sebagai Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBPPMBTPH).
Berdasarkan data unit kerja Kementan, ia tercatat menduduki jabatan tersebut sejak 9 Juli 2025.
Pengalaman di bidang pengujian mutu benih menjadi bagian lain dari rekam jejaknya yang cukup relevan dengan sektor tanaman pangan.
Sebab, kualitas benih merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan produktivitas tanaman di tingkat lapangan.
Kini, pengalaman tersebut dibawa ke tugas baru.
Andi Muhammad Idil Fitri dipercaya memimpin Direktorat Aneka Kacang dan Umbi yang berada di bawah Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan.
Dari sisi pendidikan, Andi Muhammad Idil Fitri mempunyai latar belakang di bidang ekonomi dan manajemen.
Ia menyelesaikan pendidikan S-1 di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen pada 1995.
Setelah itu, ia melanjutkan studi ke jenjang magister di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta dan menyelesaikannya pada 2004.
Latar pendidikan tersebut kemudian menjadi bagian dari bekalnya dalam menjalankan berbagai tugas birokrasi selama berkarier di Kementan.
Perjalanan panjang sebagai aparatur negara juga tercatat melalui penghargaan yang pernah diterimanya.
Andi Muhammad Idil Fitri tercatat pernah memperoleh Satya Lancana Karya Satya X Tahun 2011.
Penghargaan tersebut menjadi salah satu penanda masa pengabdiannya sebagai aparatur negara.
Jika melihat perjalanan kariernya, pengalaman Andi Muhammad Idil Fitri memang tidak dibangun dalam waktu singkat.
Selama bertahun-tahun, ia berpindah dari satu tanggung jawab ke tanggung jawab lainnya hingga akhirnya dipercaya menduduki jabatan direktur.
Andi Muhammad Idil Fitri juga dikenal sebagai putra Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.
Kini, kiprahnya di tingkat pusat menjadi bagian dari perjalanan putra daerah yang meniti karier di pemerintahan hingga dipercaya memegang jabatan strategis di sektor pertanian nasional.
Pelantikannya sebagai Direktur AKABI pun membuka babak baru dalam perjalanan birokrasi yang telah dijalaninya selama dua dekade.
Tugas baru Andi Muhammad Idil Fitri tentu bukan perkara ringan.
Direktorat Aneka Kacang dan Umbi memiliki peran dalam pengembangan berbagai komoditas tanaman pangan yang potensial untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Pekerjaannya pun tak berhenti pada peningkatan produksi.
Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi, mulai dari ketersediaan benih bermutu, produktivitas lahan, penerapan teknologi budidaya, penanganan hasil panen, pengolahan hingga akses pasar.
Di titik inilah pengalaman panjang Andi Muhammad Idil Fitri bakal diuji.
Latar belakangnya di Ditjen Hortikultura, pengalaman memimpin unit kerja, serta keterlibatannya dalam urusan mutu benih menjadi modal penting untuk menjalankan amanah barunya.
Tantangannya jelas, mendorong pengembangan aneka kacang dan umbi agar semakin produktif, berdaya saing, dan ikut memperkuat fondasi pangan nasional.