Minggu, 21 Juli 2019


Dwi, Gairah Mengolah Cokelat dari Sulawesi Tengah

23 Apr 2019, 11:36 WIBEditor : Ahmad Soim

Dwi dan olahan cokelatnya dari Sulteng | Sumber Foto:Dok Pusdiktan

“Sulawesi Tengah Sebagai penghasil kakao terbesar kedua setelah Sulawesi Selatan, ini menjadi alasan saya memilih usaha ini dan ingin terus mengembangkannya,” katanya.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Palu - “Karena berwirausaha sudah menjadi passion (gairah) saya sejak dulu. Sebagaimana sebuah hadist menjelaskan bahwa “9 dari 10 pintu rezeki adalah berdagang, kata A Dwi Sartika Rahim kelahiran Bone 1990 salah satu Wirausaha Muda Pertanian binaan Kementerian Pertanian.

Melalui Kelompok Chococraft, Dwi Sartika asal Palu ini mengembangkan usaha olahan Cokelat dari Sulawesi Tengah. Mulai usaha dengan modal awal Rp 500 ribu, kini omsetnya mencapai Rp 13,3 juta.

Produk cokelat dengan kemasan yang indah dan menarik itu dipasarkan di took oleh oleh dan bandara Palu.

Sebagai anak muda di Sulteng, Dwi terpanggil untuk mengolah kakao menjadi cokelat khas daerahnya. “Sulawesi Tengah Sebagai penghasil kakao terbesar kedua setelah Sulawesi Selatan, ini menjadi alasan saya memilih usaha ini  dan ingin terus mengembangkannya,” katanya.

Cokelat Sulteng menurutnya memberikan kontribusi besar pada era perdagangan bebas saat ini. Kami yakin Cokelat Sulteng  mampu bersaing dengan produk-produk unggulan luar daerah bahkan hingga ke luar negeri,” cetusnya.

Reporter : Pusdiktan
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018