Monday, 10 August 2020


Pakai Corn Planter, Petani Lhokseumawe Tanam Jagung Bersama

15 May 2020, 14:14 WIBEditor : Gesha

Pertanaman jagung di Lhokseumawe | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Lhokseumawe --- Pemerintah Kota Lhokseumawe di Provinsi Aceh terus mendorong petani khususnya di Kecamatan Muara Dua untuk menanam jagung setelah penanaman padi. Targetnya, meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan melalui pendampingan penyuluh pertanian di tengah pandemi Covid-19.

Koordinator Penyuluh Kota Lhokseumawe, Andria Afrida menuturkan masyarakat tani Lhokseumawe melakukan penanaman jagung tahap pertama dengan varietas Bisi-18 pada lahan enam hektar. Penanaman menggunakan alat tanam jagung (corn planter) tipe dorong dari bantuan Kementrian Pertanian RI. 

"Mudah-mudahan pada musim tanam kali ini, produktivitas jagung lebih meningkat, kalau biasanya hanya enam sampai tujuh ton per hektar. Kita harapkan penanaman kali ini bisa lebih meningkat," kata Andria Afrida melalui pernyataan tertulis yang dihimpun Pusat Penyuluhan Pertanian - Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (Pusluhtan BPPSDMP)

Ketua Poktan Blang Crum Tani, M Bakir menambahkan  penggunaan alat pertanian corn planter bisa menghemat tenaga kerja dibandingkan cara manual. "Tanpa corn planter, lahan satu hektar butuh waktu dua hari dikerjakan seorang petani," tuturnya.

Penanaman jagung ini pun diapresiasi oleh Wakil Walikota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad yang hadir dalam penanaman perdana jagung di Desa Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. "Walaupun lahan pertanian di Lhokseumawe terbatas, kita berharap dari potensi lahan yang ada, kita dapat memanfaatkan dengan optimal, terlebih situasi pandemi saat ini," katanya.

Selain di Desa Blang Crum, penanaman jagung di areal persawahan juga akan dilakukan di Desa Mns Manyang, Cut Mamplam dan selanjutnya di Kecamatan Muara Satu dan Blang Mangat. 

"Saya mengingatkan para petani dan penyuluh melakukan aktivitasnya mematuhi Protokol Kesehatan di tengah pandemi Covid-19," kata Yusuf Muhammad pada kegiatan yang dihadiri Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan, Mohammad Rizal; Koordinator BPP Muara Dua, Andria Afrida; dan penyuluh Desa Blang Crum, Nurjannah.

 

Penyuluh pertanian pusat di Kementerian Pertanian RI, Sumardi selaku pendamping kegiatan penyuluhan pertanian Provinsi Aceh menyatakan bahwa Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi dukungan kepala daerah yang terjun ke lapangan mendampingi petani dan penyuluh membudidayakan jagung.

"Saya 25 tahun menjadi kepala daerah. Saya rasakan kalau mengambil keputusan di lapangan, aroma tanah pasti tercium sehingga berefek baik bagi daerah masing masing," kata Mentan Syahrul saat pencanangan menanam padi dan jagung serentak di seluruh Indonesia pada Selasa [12/5] melalui videoconference di Agriculture War Room - Komando Strategis Pembangunan Pertanian (AWR KostraTani)

Reporter : Sumardi/Liene
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018