Monday, 10 August 2020


Daun Mimba Mampu Cegah dan Mengatasi Hama pada Tanaman Jahe

20 May 2020, 23:32 WIBEditor : Clara

Daun mimba dapat dijadikan pestisida nabati | Sumber Foto:Ditjen Hortikultura

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Jahe ini merupakan empon-emponan yang dipercaya dapat meningkatkan imun dan menghangatkan tubuh. Jahe juga sangat khas dibandingkan empon-emponan lain, Ketika dipatahkan mengeluarkan aroma yang khas dan banyak seratnya. Makanya orang-orang yang bingung dengan jenis empon-emponan, biasanya hanya tahu jahe dan kunyit.

Menurut Widyaiswara dari Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan, Lutfi Tri Andriana, hama yang sering menyerang jahe adalah lalat rimpang dan ulat. Sedangkan untuk penyakitnya, yang paling sering menyerang adalah busuk rimpang dan layu daun. 

Untuk menangani dapat menggunakan pestisida nabati. Bahan-bahan yang dapat digunakan sebagai pestisida nabati adalah tembakau, piretrum, tuba, daun mimba, bengkuang dan jeringau. Biasanya orang-orang kebanyak membuat pestisida nabati dari ekstrak daun mimba karena jauh lebih efektif. 

Cara pengaplikasiannya menurut Lutfi dosisny adalah 100 ml ekstra daun mimba dicampurkan dengan 5 liter air dan perekat yang terbuat dari lidah buaya. Perekat ini harus digunakan agar pestisida dapat menempel dan bekerja dengan baiik untuk mengendalikan hama. 

“Untuk pencegahan, ini dilakukan seminggu sekali pada waktu sore. Sedangkan kalau untuk mengendalikan, seminggu 2 kali dilakukan pada sore hari, jelasnya.

Menurut Lutfi, agar jahe terhindar dari hama dan penyakit, yang paling tepat adalah Tindakan pencegahan. “Sebenarnya agar tidak diserang hama dan penyakit, tindakaan yang paling tepat adalah pencegahan. Ini lebih baik daripada mengobati, ungkapnya.

Tindakan pencegahan yang dimaksud adalah dengan melakukan budidaya sesuai prosedur, yakni: menggunakan bibit yang berkualitas, pupuk yang sesuai dengan kebutuhan dan menambah bahan organik atau mikro untuk unsur hara tanah. 

Kalau ini sudah dilakukan, biasanya jarang terkena hama dan penyakit. Tetapi kalau terserang, boleh menggunakan pestisida, tetapi dengan 6 Tepat (dosis, cara, waktu, sasaran, jenis, dan alat), jelas Lutfi.

Reporter : Agustin
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018