Saturday, 15 August 2020


Akses KUR Dipermudah Melalui LKM-A dan Koptan

13 Jul 2020, 15:08 WIBEditor : Gesha

Mentan SYL serahkan KUR untuk Cilacap | Sumber Foto:Dok Kementan

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempermudah petani untuk memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR), salah satunya adalah melalui Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) dan Koperasi Pertanian (Koptan).

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, salah satu syarat petani agar mudah mendapat KUR adalah bergabung dengan kelompok tani (poktan). "Secara kolektif melalui poktan, pengajuan KUR bisa dilakukan dengan LKM-A atau Koptan. Selain itu, bank juga bisa lebih mudah menyalurkan KUR dengan cara ini,” katanya.

Sarwo menuturkan LKM-A atau Koptan bisa mewadahi dana swadaya petani, partisipasi anggota, pembiayaan atau modal usaha tani, juga penyediaan sarana produk padi (saprodi). “Di dalam LKM-A atau Koptan, ada dana penyertaan pendampingan yang bisa digunakan untuk peningkatan kapasitas kelembagaan dan penguatan modal. Ada kredit pertanian yang bisa dimanfaatkan menjadi pinjaman modal," sambungnya.

Asuransi pertanian juga menjadi jaminan usaha tani dan pelatihan untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di dalam LKM-A dan Koptan. 

Direktur Pembiayaan, Ditjen PSP, Indah Megawati menuturkan, lembaga keuangan yang bergabung pun semakin bervariasi. Tak hanya Bank BUMN saja tetapi juga Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Multifinance yang sudah terjamin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti KSP Kospin Jasa, KSP Obor Mas, KSP Guna Prima Dana, FIF, ITC Multifinance, Indosurya Finance dan First Indo Finance.

Hingga Juli 2020, penyaluran KUR total telah terealisasi sebanyak Rp 21,2 trilliun yang terdiri dari subsektor Tanaman Pangan (Rp 6,7 triliun), subsektor Hortikultura (Rp 2,6 triliun), peternakan (Rp 4 triliun), perkebunan (Rp 6,2 triliun), kombinasi (Rp 1,1 triliun) dan jasa pertanian (Rp 344 jutaan).

Berdasarkan data dari Sistem Informasi KUR Pertanian (SIKURTANI) Ditjen PSP, Provinsi Jawa Timur menjadi pionir dalam penyaluran KUR hingga Juli 2020, mencapai Rp 5,1 triliun. Disusul Jawa Tengah dengan Rp 3,5 triliun dan Sulawesi Selatan mencapai Rp 1,7 triliun. Ketiganya merupakan sentra pertanaman padi dan jagung yang menjadi produk utama pertanian.

 
Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018