Tuesday, 20 October 2020


Ini Cara BPP Porong Percepat Implementasi Kartu Tani

05 Oct 2020, 10:57 WIBEditor : Yulianto

Sosialisasi penggunaan kartu tani di BPP Porong | Sumber Foto:BBPP Ketindan

TABLOIDSINARTANI.COM, Siodarjo---Kementerian Pertanian menggulirkan program percepatan implementasi kartu tani. Pada tahap awal sebelum belaku secara nasional sebagai pilot project dilakukan di Pulau Jawa, Madura, Sumbawa dan Sumbawa Barat.

Guna mendukung program tersebut, Kostratani BPP Porong, Kabupaten Sidoarjo gencar melaksanakan sosialisasi implementasi kartu tani di kelompok-kelompok tani. Hal ini dilakukan agar petani dapat mengetahui tentang kartu tani dan manfaatnya bagi kegiatan usahatani, khususnya dalam penyaluran dan penerimaan pupuk bersubsidi.

Sebanyak 33 kelompok tani (Poktan) tersebar di 12 Desa dan 2 Kelurahan secara bertahap menerima sosialisasi dari penyuluh pertanian setempat mulai 20-30 September 2020. Di Kecamatan Porong kartu tani yang telah tersalur sebanyak 826 kartu atau 92 persen.

Namun, mengingat kondisi masih pandemi Covid-19, sosialisasi dibatasi perwakilan pengurus Poktan/Gapoktan beserta anggota kelompok sebanyak 10 orang masing-masing Desa/Kelurahan. Selain Penyuluh Pertanian, termasuk THL-TBPP, Mantri Tani dan perwakilan Bank BNI 46 Cabang Sidoarjo juga ikut menyosialisasikan program utama kementan tersebut.

Dalam sosialisasi juga disampaikan pendataan bagi petani yang kartu taninya hilang untuk dapat dibuatkan kartu tani instan oleh Bank BNI 46. Hal tersebut merupakan langkah cepat agar implementasi kartu tani di Kabupaten Sidoarjo dapat berjalan lancar dan tidak menjadi hambatan bagi petani yang membutuhkan pupuk bersubsidi.

Koordinator BPP Porong, Rizki menyarankan, bagi petani yang belum mendapatkan kartu tani dapat mendaftar dengan membawa fotocopy KTP dan kartu keluarga ke Ketua Poktan masing-masing. Selanjutnya diserahkan kepada Penyuluh Pertanian di BPP Porong dan dilakukan penginputan data. “Dipastikan pula keanggotaan petani untuk masuk di e-RDKK agar dapat menebus pupuk bersubsidi,” ujarnya.

“Penyusunan e-RDKK tahun 2021 tingkat Desa/Kelurahan juga segera dilaksanakan karena sistem aplikasi akan ditutup secara nasional maksimal 20 November 2020,” tambah Sitta, Penyuluh Pertanian BPP Porong.

Sementara itu Penyuluh Pertanian BPP Porong, Widi Harsono mengatakan, saat sosialisasi, selain membahas manfaat kartu tani untuk distribusi pupuk bersubsidi yang akurat, transparan dan tepat sasaran, disinggung pula manfaat lain yang akan diperoleh dari kartu tani.

Manfaat kartu tani menurutnya, sebagai basis data Kementerian Pertanian dalam menyusun kebijakan program pertanian ke depan. Selain itu juga data untuk petani yang akan mengikuti asuransi usaha tani padi (AUTP). “Petani juga bisa mengakses kredit usaha rakyat (KUR) melalui bank yang ditunjuk yaitu BNI 46 Cabang Sidoarjo,” katanya.

Seperti diketahui Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) berharap petani dan insan pertanian lainnya mendukung perubahan pola pendistribusian bantuan dengan kartu tani, termasuk untuk mendistribusikan pupuk bersubsidi. Sekarang ada perubahan pola distribusi agar bantuan yang diberikan pemerintah lebih efektif, lebih tepat kepada pihak yang memang membutuhkan, termasuk bantuan pupuk subsidi.

Petani juga tidak perlu khawatir, karena distribusi pupuk subsidi tetap mengacu pada e-RDKK by name by address yang dilakukan Kementan. Pola ini valid hingga 94 persen dan tentu pendistribusian dengan Kartu Tani akan menyempurnakan pola tersebut.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementan Sarwo Edhy menyatakan, percepatan implementasi atau penggunaan kartu tani pupuk bersubsidi ini bertujuan agar program dapat tepat sasaran dan dapat meningkatkan efisiensi anggaran subsidi pupuk tahun 2020. Kartu tani berbasis e-RDKK berdasarkan nomor induk kependudukan (NIK) memberikan manfaat bagi pengendalian subsidi pupuk sehingga distribusi pupuk lebih terkontrol.

Sementara itu, Kepala Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa, Kostratani yang berada di tingkat kecamatan akan selalu men-support dan terlibat langsung pada seluruh program Kementan. Kostratani juga sebagai pelaksana utama program strategis Kementan.

Reporter : Yeniarta (BBPP KETINDAN)
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018