Sunday, 11 April 2021


Petani Food Estate : Kami Butuh Pengering !

09 Feb 2021, 12:48 WIBEditor : Gesha

Petani meminta dryer untuk gabah | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Pulang Pisau --- Panen di saat musim penghujan ekstrim membawa dilema tersendiri bagi petani. Karenanya, mereka lebih membutuhkan pengering (dryer) untuk mengeringkan gabah hasil panen mereka. Terutama di kawasan Food Estate.

Meningkatnya produktifitas tanaman padi yang baik, ternyata memberikan tantangan baru bagi petani di lahan Food Estate Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Seperti yang diakui Ketua kelompok tani di lahan Food EstateMujianto. 

Menurutnya, kondisi tanaman sudah baik, namun potensi rubuh dan basah akibat angin menjadi meningkat. "Dibandingkan sebelumnya yang hanya 3,5-4 ton per hektar, saat ini sudah bisa 5-6 ton. Tantangannya tanaman rawan rubuh dan kami butuh pengering padi,” katanya.

Pengering padi dibutuhkan agar kualitas gabah yang dihasilkan baik, dan betul-betul kering. Selama ini petani lakukan dengan menjemur dibawah sinar matahari, butuh waktu hingga satu minggu. Mujianto meminta pemerintah memperhatikan kebutuhan ini, apalagi bagi petani di lahan rawa yang basah.

Baca Juga :

Begini Cara Buat Instalasi Pengering Gabah Petani

Panen Musim Hujan, Jangan Takut Ada Rumah Pengering Suryakancana

Petani Sumenep Rasakan Manfaat Langsung Instalasi Pengering UV

Kepala Balai Pengembangan Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Tengah, Syamsuddin menilai wajar harapan petani ini, dan mendukung keberadaannya. Pihaknya berjanji akan melanjutkan harapan petani ini pada pemerintah pusat. “Pada dasarnya ada beberapa teknologi pengeringan padi, baik dengan mesin pengering yang kapasitasnya besar, atau dapat pula dengan UV dryer yang murah namun efisien,” jelas Syamsuddin.

Sebagai pendamping program Food Estate di Pulang Pisau, Syamsuddin mengatakan Kementan telah bersinergi bersama Pemda, TNI AD dan kelompok tani, sejak dalam proses olah tanah hingga panen.“Sesuai arahan Bapak Mentan SYL kita akan kawal hingga hilirisasinya. Hingga proses pasca panen, sehingga nilai tambah dalam skala ekonomi yang besar dapat tercapai. Kami bekerja untuk itu,” tuturnya.

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018