Friday, 26 February 2021


Peluang Terbuka, Chitin menjadi Pupuk Organik

17 Feb 2021, 16:00 WIBEditor : Yulianto

Pupuk organik cair Chi Farm | Sumber Foto:Dok. Biotech Surindo

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Pengembangan pupuk organik berbahan baku potensi lokal daerah terbuka lebar. Misalnya, sampah organik, sekam padi, zeolite, ganggang laut dan chitin cangkang udang hingga kini banyak terdapat di daerah dan belum dimanfaatkan secara optimal.

Salah satu potensi sumberdaya lokal adalah chitin cangkang udang. Di pesisir Pantai Utara Jawa, khususnya Cirebon, banyak industri pengolahan produk makanan hasil laut yang membuang limbah seperti kulit udang dan cangkang kepiting karena dianggap tidak berguna.

Salah satu perusahaan yang menangkap peluang ini adalah PT Biotech Surindo. Perusahaan swasta yang berlokasi di komplek pelabuhan perikanan Cirebon ini memanfaatkan limbah cangkang udang dan kepiting menjadi chitin.

Chitin merupakan bahan dasar yang akan diolah menjadi beberapa produk turunan. Diantaranya, produk kosmetika dan obat-obatan. Produk chitin banyak diekspor ke luar negeri, terutama Jepang dan Korea.

Hasil turunan produk chitin lainnya yaitu Kitosan. Perusahaan tersebut memanfaatkan menjadi pupuk organik cair dengan merek Chi Farm. Chi farm adalah pupuk organik cair berbahan aktif Chitosan yang berkualitas tinggi hasil penerapan teknologi modern berstandar internasional.

Fungsi pupuk organik kitosan Chi Farm berfungsi sebagai aktivator, meningkatkan aktivitas sel tanaman dan proses fotosintesis. Kitosan merupakan produk alami hasil deasetilasi kitin yang memiliki banyak manfaat, termasuk dalam bidang pertanian, sebagai subtitusi pupuk dan pestisida kimia.

Kitosan telah terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas beberapa komoditas pertanian. Keuntungan penggunaan kitosan karena murah, aman, dan mudah diformulasikan dengan berbagai bahan lainnya untuk meningkatkan kinerja pertanian.

Ternyata pemanfaatan kitosan sebagai bahan pupuk organik ini juga sudah dilakukan beberapa BUMN seperti PT Pupuk Kaltim dan PT Riset Perkebunan Indonesia. Hal ini karena dinilai memiliki peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

 

Reporter : Iqbal
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018