
MPM Muhammadiyah Sidrap Lakukan Panen Raya Padi
TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap -- Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah Sidrap melakukan panen raya padi hasil pupuk organik cair (POC) kocor di Kelurahan Duampanua, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap.
Ketua MPM Muhammadiyah Sidrap, AR Menda mengatakan, panen raya tersebut dilakukan sekaligus untuk membuktikan manfaat dari penggunaan pupuk cair organik kocor dengan bahan baku lokal.
"Alhamdulillah, hasilnya bagus. Peningkatan berat gabah mencapai 70 persen dari hasil total setiap hektar dengan perincian 25 are 15 karung dengan rata-rata timbangan 120 kilogram per karung," ucapnya Rabu, (23/2).
AR Menda mengatakan, pupuk kocor berbahan baku lokal tersebut terbuat dari buah-buahan seperti nanas, wortel, kol, juga dari rumput-rumputan, serta kotoran kambing, dan kotoran sapi.
Disamping meningkatkan hasil produksi pertanian juga bisa menekan biaya dengan menggunakan pupuk organik kocor.
"Yah, kalau kita gunakan pupuk tersebut biaya mulai tanam hingga panen hanya sekitar Rp 500 hingga Rp 600 ribu perhektar. Sebab, semua kebutuhan pupuk kocor maupun obat hama diproduksi sendiri seperti aman 51 dengan menggunakan perasan tumbuh PGPR dan Baco Becce," ucapnya.
Pupuk organik cair tersebut mulai diperkenalkan kepada petani sejak musim tanam April-Oktober 2021 dan jumlah pemakaian hingga saat ini sudah mencapai 15 haktar.
"Petani-petani sudah mulai meninggalkan penggunaan pupuk kimia dan beralih ke pupuk organik cair karena dinilai efisiensi anggaran serta dapat meningkatkan produksi pertanian," ucapnya.
AR Menda menambahkan, bahwa dalam waktu dekat akan melakukan pelatihan cara pembuatan atau penggunaan pupuk kocor kepada petani di sejumlah wilayah di Kabupaten Sidrap.