Sunday, 26 June 2022


Program Taksi Alsintan, Pemda Lamongan Gandeng Penyedia Alsintan dan Perbankan

15 Mar 2022, 11:12 WIBEditor : Yulianto

Peluncuran Taksi Alsintan di Lamongan | Sumber Foto:Humas Kementan

TABLOIDSINARTANI.COM, Lamongan---Untuk menggerakkan Taksi Alsintan di petani, Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan menggandeng penyedia alsintan dan perbankan. Hal ini guna memudahkan pelaku usaha yang ingin terjun berusaha Taksi Alsintan.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lamongan, Sukriyah menegaskan, dalam program Taksi Alsintan, Sukriyah menuturkan, pihaknya juga telah bekerjasama dengan salah satu penyedia alsintan dalam program KUR Taksi Alsintan.

Dalam proses ini, pihaknya bersama penyedia alsintan telah bermitra dengan BNI dan BRI guna membantu poktan atau gapoktan yang membutuhkan alsintan. Khususnya combine harvester dan traktor dalam mendukung kegiatan pengembangan IP-400.

Sukriyah mengakui, pentingnya dukungan alsintan untuk efisiensi dan peningkatan produksi petani di wilayahnya. Lamongan merupakan salah satu sentra produksi padi terbesar di Jawa Timur dengan luas lahan 88 ribu ha dengan produksi mencapai 1,1 juta ton/tahun dan produktivitas sebesar 7,5 ton/ha. Sebagian petaninya pun sudah mulai menerapkan IP-400.

"Poktan dan gapoktan sudah bermitra dengan pengelola BUMDes dalam pengelolaan alsintan dengan sewa alat atau pinjam pakai," katanya. Adanya Taksi Alsintan ini akan memacu petani untuk bisa tanam dan panen empat kali dalam setahun sehingga produksi pertanian di Lamongan naik, kesejahteraan petaninya juga meningkat, tambah Sukriyah.

Direktur Alsintan, Direktorat Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Andi Nur Alam Syah menegaskan, pergerakan program Taksi Alsintan ini telah dimulai dari awal tahun dan sampai akhir Maret ini untuk difokuskan pada wilayah dengan zona hijau.

Zona hijau ini merupakan wilayah yang potensial dan daerah sentra utama produksi padi nasional. "Kami optimis program KUR Taksi Alsintan ini akan berjalan sukses setelah melihat makin banyak petani yang bersemangat untuk melakukan pembelian sendiri. Ini patut kita syukuri," kata Nur Alam. 

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018