Wednesday, 21 October 2026


Kementan Ajak Industri Produksi Sendiri Alsintan

29 Mar 2022, 12:54 WIBEditor : Yulianto

BBP Mektan mengajak industri untuk menghasilkan alsintan sendiri di dalam negeri

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Kementerian Pertanian telah menyiapkan beberapa teknologi alsintan untuk tanaman hortikultura dan tanaman pangan dilisensi dan diproduksi industri alsintan dalam negeri. Bahkan pemerintah juga mengajak industri dalam negeri memproduksi alsintan sendiri di dalam negeri.

Kepala Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Kementan, Agung Prabowo mengatakan, pihaknya telah menghasilkan beberapa produk alsintan. Diantaranya, mesin pembuat guludan, mesin tanam kentang, mesin pemanen kentang, masin chiller room mobile, mesin tanam biji-bijian pneumatik, mesin pemipil jagung berklobot dan mesin tanam singkong.

“Selain menyediakan teknologi alsintan yang sesuai untuk wilayah Indonesia, Kementan juga mengajak industri alsintan dalam negeri untuk memproduksi sendiri alsintan yang akan dipasarkan, sehingga tidak tergantung pada impor," ujar Agung.

Namun Agung tidak menampik bahwa sebagian alsintan yang digunakan di Indonesia masih berasal dari impor. Bukan tanpa sebab. Hal ini karena adanya keterbatasan dari industri alsintan dalam negeri untuk menghasilkan komponen tertentu, terutama enjin (motor penggerak).

Namun sudah ada beberapa industri alsintan dalam negeri yang sudah berkomitmen untuk bekerjasama memproduksi alsintan hasil inovasi Kementan untuk meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri. Perusahaan tersebut yaitu PT Garda Nusantara Sejahtera, PT. Giat Mukti Selaras, PT. Satrindo Multi Utama, PT. Pura Barutama, PT. Corin Mulia Gemilang, PT. Taka Sarana Tekno, PT. Batera Samudra Konstruksi dan CV. Adi Setia Utama Jaya.

Dari fakta ini, menurut Agung, artinya sudah ada upaya dari Kementan untuk mendukung industri alsintan dalam negeri melalui produksi teknologi alsintan. Hasil inovasi itu dapat diperbanyak dan dimanfaatkan dalam pengembangan pertanian di Indonesia.

“Artinya industri alsintan kita tidak hanya eksis memenuhi kebutuhan petani dalam negeri, tapi juga eksis sampai ke luar negeri. Ini baru hand sprayer, untuk jenis alsintan lainnya kita optimis bisa perbanyak produksinya hingga kita tidak lagi impor, bahkan kita ekspor,” tegasnya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018