Friday, 01 July 2022


CEO Agricon Group : Pasar Luar Negeri Besar, Ekspor Produk Pertanian Menambah Kesejahteraan Petani

20 May 2022, 11:14 WIBEditor : Herman

CEO Agricon Group, Dave Bengardi. | Sumber Foto:Indri

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Ekspor produk pertanian ternyata mampu memberikan solusi pertumbuhan ekonomi Indonesia terutama saat masa pandemic Covid-19. Bawang merah, yang mampu diproduksi petani Indonesia hingga mencapai 1,8 juta ton / tahun tentunya dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri serta sebagai komoditas ekspor.

Agricon Group bekerjasama dengan Sinar Tani menyelenggarakan webinar bertema “Bawang Merah, Sukses Budidaya Hingga Menembus Pasar Ekspor” Selasa (17/5). Menghadirkan para narasumber yang ahli di bidangnya, yaitu Sugeng Pramono, Technical & Marketing Manager Agricon Group, H. Juwari, Petani Bawang Merah Brebes, Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), dan Abdul Rahman, Analis Perkarantinaan Madya Badan Karantina Pertanian.

Berdasarkan data Iqfast Badan Karantina Pertanian, Ekspor Bawang Merah tahun 2021 tercatat kenegara tujuan ekspor yaitu Thailand sebesar 3,368 ton, Vietnam 81 ton, Singapura 53 ton, Malaysia 53 ton, Jepang 6 ton, dan India 5 ton.

“Agricon mempunyai misi untuk mensejahterakan petani-petani Indonesia. Kami berharap peserta webinar ini mendapatkan pengetahuan tentang budidaya bawang merah serta prosedur ekspor. Salah satu “next step” atau langkah berikutnya untuk pertanian Indonesia ini adalah ekspor.” kata CEO Agricon Group, Dave Bengardi.

Dave Bengardi melihat kemauan petani Indonesia untuk ekspor ada, pasar di luar negeri pun ada, namun bagaimana teknis untuk ekspor ini yang harus diketahui. Bila berhasil ekspor tentunya akan membuat petani Indonesia lebih sejahtera. Berdasarkan pengalaman pribadi, permintaan di luar negeri untuk khususnya untuk produk-produk pertanian sangat besar.

Komitmen Agricon adalah mengeluarkan produk-produk dengan riset dan teknologi berkelas dunia untuk menjamin kualitas produk. Salah satunya adalah Brofreya 53SC, sebagai produk perlindungan tanaman bawang merah dari serangan ulat grayak yang kerap meresahkan petani. 

Atas nama manajemen Agricon, Dave Bengardi juga mengapresiasi para petani binaan Agricon, kios-kios pertanian dan para penyuluh pertanian yang telah bekerjasama dalam upaya mensejahterakan petani Indonesia. 

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018