
Petani jagung berlatih pembuatan biosaka
TABLOIDSINARTANI.COM, Cilacap----Petani jagung yang tergabung dalam Kelompok Tani (poktan) Mukti Sari, Desa Jeruklegi Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap mengikuti praktek pembuatan Biosaka.
Inovasi sederhana yang dikembangkan petani ini terbukti ramah lingkungan, hemat biaya, hemat pupuk hingga 50 persen, menurunkan penggunaan pestisida kimia, mengurangi serangan hama dan penyakit dan lahan menjadi lebih subur, serta produksi lebih bagus.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap didampingi Kabid Tanaman Pangan dan Kabid Penyuluhan serta dihadiri Kades Jeruklegi Wetan berlangusng Selasa (31/1).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Susilan mengungkapkan, terkait permasalahan pupuk serta serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada budidaya jagung, Biosaka sebagai salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan di petani.
Biosaka merupakan larutan ekstrak tumbuhan yang berperan sebagai elisator yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman. Sebagai upaya perlindungan tanaman berbasis ekologi, Biosaka juga untuk menjaga kelestarian lingkungan dan dapat merangsang sel - sel pada tanaman sehingga dapat tumbuh dengan baik.
"Murah, tidah perlu membeli bahan pembuatanya, tinggal ngambil dedaunan sekitar serta mudah cara pembuatannya," tambahnya.
Tahapan dalam pembuatan Biosaka menanfatkan berbagai macam dedaunan atau rerumputan minimal lima jenis, disekitar areal pertanaman yang kondisinya sehat. Proses pembuatan dengan meremas di dalam air sampai tercampur secara homogen. “Dedaunan dicampur dengan 5 liter air dalam wadah diremas dengan tangan kurang lebih 30 menit tanpa berhenti,” katanya.
Selanjutnya aplikasikan di lapangan dengan cara penyemprotan dengan pengabutan pada waktu, cara dan dosisi yang tepat. Untuk tanaman jagung menurut Susilan, dapat diaplikasikan pada umur tanaman 7-10 HST dan dilanjutkan 7 kali dalam satu musim tanam dengan interval 10-14 hari.
“Biosaka mengandung hormon, spora dan bakteri. Aplikasi penyemprotan jaraknya minimal satu meter diatas tanaman dengan dosis 40 ml Biosaka per 15 liter air," paparnya.

Sementara itu, Arman Hari Murti dari PT Syngenta NK Seeds Indonesia berterima kasih atas kepercayaan petani menggunakan benih Jagung NK serta dukungan kerjasama dari Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap melalui Penyuluh Pertanian Lapangan. Promosi bibit jagung di masa sekarang dengan cara mengedukasi petani dalam tahapan budidaya tanaman jagung.
“Termasuk dalam hal pemupukan yang berimbang dengan mendasarkan rekomendasi diantaranya melalui uji tanah lahan kering. Tentunya penggunaan Elisator Biosaka seperti yang sudah diprogramkan oleh Kementerian Pertanian," jelasnya.
Rangkaian kegiatan sekaligus menggelar Panen Jagung Hibrida Varitas NK Sumo dari Sygenta NK Seeds Indonesia. Dalam kegiatan itu, diadakan juga ubinan hasil panen, uji tanah lahan kering. Hasil ubinan diperoleh hasil 9,606 kg atau setara dengan perhitungan produktifitas 8,718 ton/ha.
Arman mengatakan, petani jagung diberikan edukasi sekaligus pemberdayaan para petani, dari mulai budidaya, pasca panen, serta pengolahan makanan berbahan jagung. "Dengan kegiatan ini agar petani dapat mengambil manfaat lebih dan nilai tambah dari hasil panen jagungnya," katanya.
Manfaatkan Lahan Kering
Arman mengatakan, sebagai perusahaan penyedia bibit Jagung PT Syngenta NK Seeds Indonesia berharap petani memanfaatkan lahan kering di hamparan perbukitan. Petani juga dapat mengelola pertanian secara benar dan baik dari hulu sampai hilir.
"Petani pintar dalam pemilihan benih agar panen jagungnya maksimal. Varietas jagung yang ditanam ini, varietas NK Sumo dengan kelebihan benih ini tahan naungan atau bisa ditanam dibawah pohon tegakan lahan Perhutani serta hasil panennya tinggi," jelasnya.
Sementara, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Mukti Sari, Susi mengucapkan terimaksih kepada pihak Managemen PT Syngenta NK Seeds Indonesia atas kerjasamanya dalam bidang budidaya jagung, terutama menyediakan benih jagung unggul NK melului penjualan langsung, serta memfasilitasi acara panen jagung.
"Petani sangat berharap, harga benih jagung NK jangan mahal. Syukur-syukur ada harga khusus pagi petani anggota Poktan Muktisari, terlebih petani di sini sudah fanatik ke Benih Jagung NK," harapnya.
Petani saat ini pada posisi yang baik, karena jagung, khususnya untuk bahan pakan ternak harganya stabil. Harga jagung kering pipil di Kecamatan Jeruklegi mencapai Rp.4.100/kg. Karena itu, ia mendorong petani memanfaatkan lahan kering untuk budidaya jagung. Seperti, Poktan Mukti Sari yang memanfaatkan lahan dibawah tegakan milik PT Perhutani.
Dinas Pertanian sangat mendukung budidaya jagung dengan pendampingan dan binaan melalui PPL. Sekaligus sebagai langkah mendukung swasembada jagung Nasional.