Jumat, 21 Juni 2024


Pompanisasi dari Kementan, Dorong Pemalang Tingkatkan Produksi

24 Apr 2024, 10:30 WIBEditor : Gesha

Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto meninjau lokasi pompanisasi di Desa Kandang Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang, Senin (22/04). | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Pemalang- Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto meninjau lokasi pompanisasi di Desa Kandang Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang, Senin (22/04).

Menurut Prihasto, potensi air di Kabupaten Pemalang sungguh luar biasa dan dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk pengembangan lahan sawah tadah hujan.

"Pemalang luar biasa, ada Sungai Comal yang cukup besar dan disamping sungai ada lahan tadah hujan yang cukup luas sebelah kanan 66 hektar dan yang kiri 68 hektar yang belum tersentuh kalau tidak ada pompa," katanya.

Menurut Prihasto, petani di Kecamatan Comal biasanya hanya bisa panen sekali dalam setahun. Namun, dengan perpompaan yang diperkenalkan pada tahun 2024 sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) mereka.

"Sesuai arahan Pak Mentan dalam rangka mengantisipasi darurat pangan, bagaimana yang tadinya hanya IP-1, ke depan bisa ditingkatkan minimal 2, bisa tertanam dua kali dalam setahun," ungkapnya.

Dijelaskan Prihasto, kerjasama dari berbagai pihak, Dinas Pertanian Kabupaten, perangkat desa, Kompok Tani, semua bergerak bersama-sama menjaga agar pangan tidak bergejolak karena dampak dari Elnino yang berkepanjangan.

"Harapannya ini menjadi sebuah permanen sistem di lahan tadah hujan yang nantinya rata-rata IP-nya masih satu bisa lebih dari itu," imbuh Prihasto.

Oleh karena itu, demi keberlangsungan dan kebeanfaatan yang berkepanjangan, Prihasto menghimbau agar petani harus merawat dan menjaga bersama-sama paket bantuan, karena bagaimanapun, hal ini menurutnya adalah kesempatan yang pada akhirnya akan memberi manfaat kepada semua pihak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang, Prayitno mengucapkan terima kasih yang sangat besar atas bantuan pompanisasi ini atas nama petani di Desa Kandang, Kecamatan Comal.

Dia menjelaskan, di area seluas 321 hektar tersebut, tanaman pada pertanaman pertama sering kali mengalami kendala jika hujannya tidak terjadi secara kontinyu.

"Dengan bantuan pompanisasi ini, keberhasilan indeks pertanaman (IP) sebesar 100 persen dijamin pada pertanaman pertama," sebutnya.

Dirinya berharap musim kemarau tidak berkepanjangan sehingga air sungai dapat terus dimanfaatkan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan IP hingga 200, setidaknya sebagai target awal.

Sebagai informasi, di tahun 2024 ini Pemkab Pemalang sendiri ingin mendorong ada peningkatan produksi gabah. Dari 456.840 ton gabah kering giling, bertambah menjadi 466.444 ton atau diharapkan surplus 9.604 ton.

Reporter : Nattasya
Sumber : Kementan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018