Sunday, 07 June 2026


Petani Terkendala BBM untuk Pompa, Dirjen PSP Sarankan Gunakan Listrik

16 Aug 2024, 14:22 WIBEditor : Yulianto

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Andi Nur Alam Syah berkunjungDesa Padang Bandung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

TABLOIDSINARTANI.COM, Gresik---Pemerintah dalam ini Kementerian Pertanian saat ini mendorong pompanisasi untuk mengairi lahan petani yang terdampak kekeringan. Namun petani di beberapa wilayah justru terkendala bahan bakar minyak untuk menggerakkan pompa tersebut.

Seperti yang terjadi pada petani Desa Padang Bandung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Untuk mengetahui kondisi tersebut, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Andi Nur Alam Syah didampingi Direktur Pupuk dan Pestisida Jekvy Hendra melakukan kunjungan kerja untuk memberikan solusi cepat untuk menyediakan air irigasi untuk petani.

"Hari ini kami hadir disini untuk merespon cepat kebutuhan petani, sehingga petani yang terkendala air irigasi untuk tanam dapat segera teratasi," kata Andi Nur Alam dalam kunjungan tersebut, Kamis (15/8).

Andi Nur menegaskan salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah pemasangan pompa air yang dapat mengairi lahan seluas 1.000 hektar yang mencakup tiga kecamatan. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kebutuhan energi untuk mengoperasikan pompa tersebut. Selama ini, pompa air menggunakan bahan bakar solar yang kerap mengalami kendala pasokan dan biaya yang tinggi.

Untuk mengatasi masalah ini, Andi Nur mengusulkan penggunaan listrik sebagai alternatif energi untuk mengoperasikan pompa air. Dengan menggunakan listrik, diharapkan pompa dapat beroperasi secara lebih efisien dan berkelanjutan.  "Bila kita berhasil memasang listrik untuk operasional pompa, para petani di wilayah ini tidak hanya bisa menanam padi satu kali setahun, tetapi hingga tiga kali dalam setahun," katanya.

Saat ini menurut Andi Nur, produksi gabah kering di Gresik meningkat tajam saat ini. Produksi gabah kering panen diharapkan meningkat menjadi 6,4 ton per hektar. Karena itu kunjungan kerja ini merupakan respon cepat bagian dalam meningkatkan produksi pertanian di daerah-daerah yang memiliki potensi besar namun menghadapi kendala infrastruktur.

"Diharapkan dengan adanya normalisasi saluran irigasi, perbaikan pintu air, dan penggunaan listrik untuk pompa air irigasi, kesejahteraan petani di Desa Padang Bandung dan sekitarnya dapat meningkat secara signifikan," katanya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018