Tuesday, 18 August 2026


Hadapi Kemarau, Pemkab Pinrang Siapkan Dua Pompa Air Raksasa Airi Lahan Pertanian

16 Jul 2026, 09:54 WIBEditor : Herman Pratikno

Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, saat meninjau kondisi persawahan milik warga di Desa Mallongi-longi, Kecamatan Lanrisang

TABLOIDSINARTANI.COM, Pinrang --- Pemerintah Kabupaten Pinrang bergerak cepat mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian. Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah menyiapkan dua unit pompa air berkapasitas besar untuk menjaga ketersediaan air di areal persawahan yang mulai terdampak menurunnya debit irigasi.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, saat meninjau kondisi persawahan milik warga di Desa Mallongi-longi, Kecamatan Lanrisang, Selasa (14/7).

Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan memastikan pemerintah daerah tidak akan membiarkan para petani menghadapi ancaman kekeringan tanpa solusi. Menurutnya, sektor pertanian merupakan penopang utama perekonomian Kabupaten Pinrang yang harus mendapat perhatian serius, terutama ketika musim kemarau berpotensi menurunkan produktivitas dan hasil panen.

Sebagai bentuk respons cepat, Pemerintah Kabupaten Pinrang akan mengoperasikan dua unit pompa air berkapasitas besar untuk membantu memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian. Langkah ini diharapkan mampu menjaga suplai air tetap tersedia sekaligus meminimalkan risiko gagal panen akibat berkurangnya pasokan irigasi.

"Kita tidak ingin petani mengalami gagal panen ataupun kerugian akibat kekeringan. Karena itu, pemerintah akan mengambil langkah maksimal agar kebutuhan air untuk lahan pertanian tetap terpenuhi. Kehadiran pompa berkapasitas besar ini diharapkan mampu menjadi solusi yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Bupati Irwan.

Ia menegaskan, penyediaan pompa air tidak hanya bertujuan mempertahankan produksi pertanian, tetapi juga menjaga kesejahteraan petani. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempertahankan posisi Kabupaten Pinrang sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan.

Bupati Irwan juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk terus memantau kondisi di lapangan. Jika ditemukan wilayah lain yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air untuk lahan pertanian, penanganan diminta dilakukan secepat mungkin agar dampaknya tidak semakin meluas.

Peninjauan di Desa Mallongi-longi turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi A. Sinapati Rudy, Camat Lanrisang Bachrumsyah, Kepala Desa Mallongi-longi, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Reporter : suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018