Kamis, 12 Desember 2019


Di Cilacap, Petani Miskin dapat AUTP Gratis

06 Mei 2019, 15:50 WIBEditor : Yulianto

Asuransi usaha tani padi, menjadi program pemerintah untuk melindungi petani | Sumber Foto:Humas Kementan

Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) gratis dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 untuk Kabupaten Cilacap luas lahan 2.945,30 ha dengan jumlah petani 22.081 orang

TABLOIDSINARTANI.COM, Cilacap---Sudah menjadi rahasia umum jika kehidupan rata-rata petani padi di Indonesia masih kurang sejahtera. Perubahan cuaca di Indonesia yang tidak menentu seringkali menjadi penyebab mereka mengalami gagal panen. Padahal, keuntungan yang diraih dari satu kali panen pun tidak seberapa.

Untuk itu, pemerintah pun mencoba memutar otak guna membantu petani. Salah satunya melalui Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) gratis dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 untuk Kabupaten Cilacap luas lahan 2.945,30 ha dengan jumlah petani 22.081 orang.

Petani yang mendapatkan AUTP secara gratis tersebut yang tersebar di 24 kecamatan se-Kabupaten Cilacap dengan zona merah luasan kurang dari 0,25 ha. AUTP nanti hanya diperuntukan bagi petani padi yang masuk dalam kategori miskin.

Data penerima asuransi usaha tani padi gratis sudah menyebut nama petani, nama kelompok tani, Nomor Induk Kartu Tanda Penduduk (NIK) dan nomor kartu tani yang diambil dari Basis Data Terpadu Biro Infrastruktur Daerah Provinsi Jawa Tengah,: kata Kepala Seksi Pembiayaan dan Investasi Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Cilacap, Endah Tri Wahyuni didampingi Cisilia Sunarti petugas dari Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jawa Tengah (Jateng).

Program AUTP yang diluncurkan Distanbun bekerjasama dengan PT. Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) sejak tahun 2019. AUTP bertujuan untuk melindungi petani dari risiko dan kerugian gagal panen, misalnya akibat serangan hama dan bencana alam. Distanbun Jateng) telah mengkoordinasikan biaya ganti rugi untuk petani padi kategori miskin yang mengalami kegagalan panen.

Biaya preminya sepenuhnya akan ditanggung dari dana APBD Jateng. Sedangkan untuk biaya ganti ruginya atau klaim akan dibayarkan perusahaan asuransi Jasindo, yang telah bekerja sama dengan Pemprov Jateng," ujarnya dalam pertemuan koordinasi Asuransi Usaha Tani Padi tingkat Kabupaten Cilacap pada akhir April 2019.

Sementara itu, Bambang Katarisman sebagai Marketing PT. Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) mengatakan AUTP merupakan program asuransi kepada petani atas risiko kegagalan panen. Klaim bisa diberikan jika lahan pertanian yang ditanami padi mengalami gagal panen akibat banjir, kekeringan, maupun serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).Asuransi pertanian yang berfungsi meminimalisasi kerugian petani jika gagal panen. Salah satu BUMN, yakni Jasindo ditunjuk sebagai pelaksana," pungkasnya.

Berdasarkan ketentuan umum dari pemerintah, program AUTP pemerintah memberikan subsidi. Dari total premi sebesar Rp 180 ribu/ha, petani hanya perlu merogoh kocel Rp 36 ribu atau hanya 20%-nya. Sebanyak 144 ribu/ha akan ditanggung pemerintah. Hitung-hitungannya, jika masa tanam selama 3 bulan, maka petani hanya menyisikan uang Rp 12 ribu/bulan. Murah kan?

Reporter : Wasis
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018