
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri), Menteri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar ) Indonesia Singgih Januratmoko (kanan)
TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Pemerintah terus mengajak masyarakat rutin mengkonsumsi daging ayam dan telur guna dapat meningkatkan imun tubuh dimasa pandemi COVID-19.
Guna memberikan semangat serta mendorong peningkatan konsumsi daging ayam dan telur di tengah semarak acara kampanye kedua bahan pangan hewani tersebut, di Bogor, Kamis (3/06) dilakukan kegiatan makan bersama daging ayam dan telur.
Makan bersama daging ayam dan telur dipandu langsung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto serta Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo bersama pimpinan organisasi/Asosiasi perunggasan antara lain Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar ) Indonesia Singgih Januratmoko, Ketua Umum Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) Herry Darmawan serta Ketua Himpunan Peternak Ayam Lokal Indonesia (Himpuli) Ade Zulkarnain.
Disamping acara makan bersama daging ayam dan telur, di kesempatan ini pelaku usaha peternakan unggas juga menyerahkan bantuan 1.000 paket daging ayam dan telur kepada masyarakat wilayah Kota/Kabupaten Bogor .
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengapresiasi dilaksanakan kegiatan kampanye konsumsi daging ayam dan telur oleh pelaku usaha perunggasan tanah air . Langkah ini dinilai penting karena dengan lebih banyak mengkonsumsi daging ayam dan telur imunitas tubuh dapat ditingkatkan sehingga masyarakat tidak mudah terpapar COVID 19
Saat ini, menurut Airlangga pemerintah terus mendukung berbagai upaya yang dilakukan dalam rangka mendorong perkembangan usaha perunggasan agar ketersediaan daging ayam dan telur terjaga. Mengingat kedua produk hewani ini mudah didapat, harganya terjangkau dan berkhasiat meningkatkan imun tubuh.
"Tantangan ke depan adalah bagaimana bisa menjaga stabilitas suplay dan demand sehingga harga daging ayam dan telur juga stabil di pasaran," tutur Airlangga.
Ia juga menekankan pentingnya upaya untuk melakukan proyek-proyek percontohan dalam rangka memordenisasi usaha peternakan rakyat sehingga tercapai efisiensi dan efektivitas di kegiatan budidaya unggas.
Senada dengan Menko Bidang Perekonomian, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, juga menilai masih adanya tantangan untuk dapat mendukung perkembangan usaha perunggasan. Salah satunya adalah tantangan untuk dapat meningkatkan produksi jagung sebagai bahan baku utama industri pakan unggas.
Kementan sejauh ini terus mendorong peningkatan luasan lahan jagung di berbagai wilayah dalam upaya mendongkrak peningkatan produksi jagung di dalam negeri.
Untuk mendorong peningkatan konsumsi daging ayam dan telur di masyarakat Mentan melihat perlunya kegiatan edukasi dan kampanye konsumsi kedua bahan pangan tersebut yang dilakukan berkelanjutan .