
Kementan bersama IWAPI terus mendorong pembangunan pertanian
TABLOIDSINARTANI.COM, Bandung --- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi pengusaha wanita dan terus mendorong perannya dalam membangun perekonomian Indonesia.
"Ada 49 persen perempuan di Indonesia. Kita butuh banyak perempuan pengusaha untuk membangkitkan ekonomi Indonesia. Memberdayakan perempuan, juga berarti memberdayakan keluarga, memberdayakan generasi masa depan Indonesia," kata Amran dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IWAPI ke - 44.
Pemerintah dengan IWAPI sudah bersinergi sejak 3 tahun lalu dan IWAPI ini juga berkontribusi menekan inflasi di seluruh Indonesia.
"Pangan stabil nilainya terukur. Ekspor kita meningkat, investasi meningkat dan khusus Kementerian Pertanian pengelolaannya keuangannya berhasil WTP," tambah Menteri Amran.
Contoh konkrit yang dilakukan IWAPI adalah dengan program tanam cabai pekarangan.
"Salah satu pengusaha makanan, Ibu Rahmawati tidak beli lagi cabai. Ini menarik. Harus dicontoh seluruh bangsa Indonesia. Bayangkan kalau IWAPI ini bergerak dan menggerakkan seluruh rumah tangga Indonesia. Bisa menghasilkan pangan lestari, sayur dan telur dari rumah tangga sendiri," beber Menteri Amran.
Ketua IWAPI Nita Yudi menyampaikan bahwa acara yang bertajuk Pemberdayaan Perempuan dan Milenial dalam Industri 4.0 Bidang Pertanian Menuju Terwujudnya Agroindustri Pertanian Berkelanjutan tersebut dihadiri oleh 2.000 angota IWAPI, 14 Ketua DPD, dan 25 Ketua DPC IWAPI.
Menurutnya, IWAPI sudah mendapat bantuan bibit dari Kementan sejak 2017, beberapa daerah bahkan sudah berhasil mengembangkan agribisnisnya.
Dalam acara tersebut, Amran berkesempatan membagikan benih jeruk sebanyak 25 ribu pohon, benih jagung untuk 72 hektare, domba/kambing 500 ekor, dan 5 ribu ekor bibit ayam kampung/Day of Chicken (DoC).
"Bantuan ini bisa lebih, bahkan bisa dua kali lipat sesuai dengan kebutuhan. Kami buka akses bantuan gratis untuk IWAPI ke Ditjen Hortikultura, Tanaman Pangan, dan Peternakan," tukas Amran.
Pertemuan lanjutan adalah berupa koordinasi anggota IWAPI dengan Kementerian Pertanian dalam hal ini dilakukan oleh Direktorat Jenderal Hortikultura untuk mensosialisasikan program dan kegiatan pembangunan pertanian yang dapat melibatkan peran serta IWAPI.
Ke depan kegiatan ini tidak sekedar seremonial karena bantuan dan pelatihan akan dilakukan secara konkret dan akan dikawal oleh unit pelaksana teknis. Harapannya, IWAPI bisa mendorong produktivitas pertanian dan menghasilkan banyak entrepreneur perempuan bidang pertanian.
Lebih lanjut dapat meningkatkan kinerja Perempuan dalam mengembangkan kreatifitasnya untuk memajukan industri olahan produk pertanian.