
Cabai
TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Cabai menjadi salah astu komoditas pertanian primadona petani. Permintaan pasar yang besar dan harga yang tinggi membuat banyak petani berlomba-lomba menanam produk pertanian yang satu ini.
Namun untuk menanam cabai bukanlah perkara mudah, serangan hama penyakit virus dan antraknosa masih menjadi momok menakutkan bagi para petani cabai.
Alih-alih mendapatkan panen berlimpah, serangan penyakit bisa membuat petani cabai tidak mendapatkan hasil maksimal bahkan gagal total.
Namun tidak perlu khawatir, petani cabai dari kelompok tani Harapan Jaya, Abdul Rais rela membagikan tips budidaya cabainya.

Dengan caranya, petani Desa Gandoan, Kecamatan Cileungsi ini sukses bertani cabai kebal virus dan antraknose.
Dalam bertanam cabai Abdul Rais menggunakan produk Decoprima, Seudoflor dan Nutriplan dari Prima Agro Tech.
Cara:
Buat larutan Decoprima
Campurkan 1 sachet Decoprima dengan 1 liter air dan diamkan selama 3-24 jam.
Buat larutan Seudoflor
Campurkan 1 sachet Seudoflor dengan 1 liter air dan diamkan selama 3-24 jam
Kemudian campurkan larutan Decoprima dan larutan Seudoflor yang sudah disiapkan, ditambah dengan 1 sachet Nutriplan dan diencerkan dengan 100 liter air.
Aplikasinya: Dilakukan dengan cara di kocor ke tanaman yang telah pindah tanam dengan dosisi 250 ml dengan interval 1 minggu sekali.

Untuk pengendalian hama penyakit seperti ulat, kutu serta virus, Abdul Rais menggunakan noAphidss dan BT-Max.
Cara:
Buat larutan noAphidss
Campurkan 1 sachet noAphidss kedalam 500 ml air dan diamkan 1-24 jam
Buat Larutan BT-Max
Campurkan 1 sachet BT-Max dengan 500 ml air dan diamkan 3-24 jam

Kemudian campurkan larutan noAphidss dan BT-Max yang sudah disiapkan, dan diencerkan dengan 60 liter air.
Aplikasinya: Dilakukan dengan cara disemprotkan ke tanaman dengan interval 1 minggu sekali (untuk pencegahan), dan 2-3 hari sekali (bila sudah ada serangan tinggi)
Abdul Rais mengaku dengan produk dari Prima Agro Tech hasilnya sangat memuaskan cabainya besar, berisi dan berwarna merah mengkilap.
Link: https://www.youtube.com/watch?v=nnPXOdPIu5M