Sunday, 29 November 2020


Bincang Santai, Mentan dan Wartawan Sharing Bangun Food Estate

17 Nov 2020, 16:34 WIBEditor : Ahmad Soim

Mentan SYL bersama wartawan di Kementan | Sumber Foto:Dok Humas Kementan

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yakin akan berhasil mengembangkan food estate di Kalteng dan percontohan korporasi petani di berbagai wilayah Indonesia.

 "Kita sudah mengetahui kenapa pengembangan 1 juta ha lahan di Kalteng gagal. Kita harus maju. In sya Allah berhasil,' tambah SYL dalam bincang santai dengan para wartawan pertanian di Jakarta (17/11).

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kuntoro Boga A yang ikut mendampingi Mentan mengatakan penyebaran informasi pembangunan perlu dukungan dari pegiat media social dan para pewarta yang aktif dalam  sektor pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa Kementan melakukan pengembangan pembangunan sektor pertanian di seluruh Indonesia. Oleh karna itu, peran serta dan dukungan dari para wartawan dalam melanjutkan informasi pembangunan sektor tani ini sangat berarti bagi kekuatan  pertanian dalam mendorong tercapainya kesuksesan pertanian.

“Pertemuan ini menjadi wadah sharing secara terbuka. Tidak ada tema khusus  akan tetapi tentunya saja pertemuan ini mengarah pada bagaimana memberikan energi pertanian di Indonesia.  Banyak input yang bagus yang saya dapatkan dari para wartawan  khususnya terkait off taker , bagaimana hilirisasi pertanian  untuk bisa kita sikapi,” ujar Mentan Syahrul dalam kesempatan bincang siang bersama wartawan di kawasan Kanpus Kementn, Selasa (17/11/20).

Mentan Syahrul juga menambahkan bahwa dalam diskusi tersebut, para wartawan juga menyoroti terkait budidaya pertanian serta proses pasca panen dan lain – lainya. Kedepan, hal ini tentunya akan menjadi perhatian khusus bagi Kementan untuk terus melibatkan para wartawan dalam menjaga pembangunan sektor pertanian.

“Saya yakin ini bagian dari sesuatu pendekatan yang baik untuk kita bisa saling pahami dan lakukan .Saya dapat banyak masukan masukan baru dari para wartawan yang tentunya ini ide segar untuk sektor pertanian ,”katanya.

Terkait hal ini, Jurnalis Sinar Tani  Ahmad Soim, mengatakan bincang santai ini menjadi wadah bagi para wartawan untuk sharing pimikiran untuk membangun pertanian yang lebih maju, mandiri dan modern. Melalui pertemuan tersebut, Ahmad menilai Mentan Syahrul sosok yang inklusif kepada para wartawan sehingga pertemuannya berjalan lancar.

"Selama ini Kementerian Pertanian sangat fokus untuk peningkatan produksi sedangkan off farmnya tidak. Namun di era Mentan Syahrul, saat ini menjadi fokus off farm dan terus mengdongkrak produksi," ucapnya.

Selain itu, dalam upaya peningkatan produksi, Kementan kini juga memaksimalkan penggunaan teknologi baik itu teknologi IT maupun pertanian yang memacu inovasi inovasi baru. Menurutnya War Room Agriculture (WAR) yang dimiliki Kementan menjadi salah satu upaya dalam memaksimalkan kekuatan teknologi yang sudah dibangun.

"Saya melihat Mentan Syahrul sangat terbuka untuk membangun komunikasi ruang dengan para media. Tentunya interaksi ini kedepannya bisa di maksimalkan," tutupnya.

Reporter : Som
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018