Minggu, 20 Oktober 2019


Peluang, Mudahnya Budidaya Sereh Wangi Tanpa Limbah Terbuang

09 Okt 2019, 10:22 WIBEditor : Gesha

Djanuardi menunjukkan pertanaman sereh wangi yang dimilikinya | Sumber Foto:DJANUARDI

TABLOIDSINARTANI.COM, Solok-----Usaha sereh wangi sangat menguntungkan, karena tak ada limbah yang dibuang (zero waster). Selain itu, cara budidayanya juga mudah.

Anda bisa memulainya dengan membeli bibit sereh wangi dengan harga Rp 500/batang, kemudian ditanam per batang/lubang. Kurun 6 bulan pertama bisa dipanen, setelah itu tiap 3 bulan sekali sereh wangi bisa dipanen lagi. 

“Sekali tanam,  sereh wangi bisa dipanen hingga usia 6-7 tahun. Tiap, 1 ha hanya diperlukan 10 ribu batang bibit sereh wangi. Kalau harga bibitnya Rp 500/batang, petani hanya  butuh biaya untuk membeli bibit Rp 15 juta/ha.,” papar Ketua Kelompok Tani Agribisnis Atsiri Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Djanuardi, di Solok.

Menurut Djanuardi, budidaya sereh wangi sangat mudah. Bibit sereh wangi yang ditanam di lahan marginal hanya diberi pupuk secukupnya sudah bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Dia juga mengatakan, budidaya sereh wangi bisa diintegrasikan dengan sapi (30 ekor).  Bahkan, sapi yang diberi pakan dari limbah daun sereh wangi dengan kandungan proteinnya tinggi(6-8%). Sapi yang makan limbah padat daun sereh wangi bebas dari cacing. “Keringatnya pun tak bau. Kotorannya juga gak bau,” ujarnya.

Djanuardi mengaku, minyak sereh wangi yang diproduksinya dijual melalui mitra sekitar  60-70% untuk diekspor. Sedangkan sisanya  sekitar 30-40% dikemas sendiri, untuk bahan baku minyak cair, aroma terapi, sabun padat atau cair, dan aneka olahan lainnya.

Limbah sereh wangi setelah diolah menjadi sabun bisa dijual dengan harga Rp 15 ribu/batang. Kemudian, kalau minyak cair 60 ml bisa dijual dengan harga Rp 35 ribu, minyak aroma terapi 30 ml dijual dengan harga Rp 25 ribu. “Skalanya memang masih rumah tangga. Sehingga, sabun yang kami  produksi hanya sekitar 500-800 buah./bulan. Minyak cairnya hanya 300 botol/bulan, aroma terapi hanya sekitar 150-200 botol/bulan,” kata Djanuardi.

Menurutnya, selain sabun untuk perawatan, pihaknya juga menjual sabun dari  minyak sereh wangi khusus untuk binatang peliharaan. “ Ada juga sabun untuk kucing dan anjing,” tutup Djanuardi. 

Reporter : Indarto
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018