
Sapi Bali
TABLOIDSINARTANI.COM - Sapi Bali memiliki banyak keunggulan di antaranya rendemen dagingnya paling banyak dibandingkan jenis sapi lainnya.
“Dengan keunggulan itu, ditambah pengelolaan manajemen budidaya yang menggunakan pakan alami, maka daging sapi Bali aman, sehat dan lebih enak disantapnya,” kata Sudjatmono Toni, PT Sumbawa Global Andini kepada Sinar Tani (16/10).
PT SGA melakukan budidaya sapi Bali sistem kandang dan rach untuk dijual sebagai sapi kurban, indukan dan bibit sapi Bali. “Kami menjual bibit Sapi Bali, dengan jumlah tertentu bisa dikirim sampai ke Sumatera dan Kalimantan,” tambah Toni yang juga alumni Institut Pertanian Bogor (IPB).
Harga bibit Sapi Bali betina rata rata Rp 10 juta per ekor, umur dua tahun. Kandang produksinya berada di Pulau Sumbawa dan Pulau Bali. Beberapa lokasi kandang produksi untuk penggemukan sapi kurban ada di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Lampung. Untuk sistem ranch sedang dikembangkan di Sumbawa.
Model kerjasama produksinya, penggemukan Sapi Bali untuk kurban melibatkan Kelompok Peternak. “Mereka menyiapkan kandang dan sarana pra sarana termasuk SDM, kami menyiapkan bakalan Sapi Bali, Manajemen Produksi dan Pasar,” tambahnya.
Untuk biaya produksi lanjut Toni perusahaannya juga yang menyiapkan biayanya. “ Dengan kelompok peternak kami berbagi tugas dan berbagi hasil.”
Toni bisa dihubungi melalui nomor kantornya 087718182502. Harga jual sapi Bali untuk kurban ukuran 245-260 adalah Rp. 16,75 juta, sedangkan untuk ukuran terbesar yakni 495 kg dijual dengan harga Rp. 30 juta.
Daerah yang bisa dilayani adalah Pulau Jawa, Lampung dan Sumatera Selatan. Untuk Jabodetabek, ongkos kirimnya gratis.