Tuesday, 22 September 2020


Yuk Bertenak Lebah Madu Kerdil, Ampuh Lawan Stroke

18 Mar 2020, 09:22 WIBEditor : Ahmad Soim

Budi | Sumber Foto:Dok

Terdapat 3 khasiat utamanya yaitu meningkatkan vitalitas, mengatasi diabetes dan prenvensi stroke.

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM -   Ada ada saja bisnis seseorang hingga dia sukses. Ceritanya ada seorang bernama Budi (45 thn) yang cukup sukses mengembangkan Lebah Madu Kerdil (Apis florea) di halaman rumahnya yang relatif sempit di pinggiran kota Tangerang tepatnya di Kp. Anggur Kec. Ciomas.

 

Perjalanan cukup lancar pada sore yang panas menembus tol ke arah Tangerang. Setelah exit tol pintu Tangerang, sedikit berliku dan jalanan agak sempit dengan kira kira total perjalanan satu setengah jam  dari kantor pusat Kementan di Ragunan sampailah  saya mendampingi  Sekertaris BKP bersama seorang staf, di suatu tempat di Kp. Anggur, Ciomas Tangerang. Jalanan sempit sehingga mobil terpaksa diparkir agak jauh dari lokasi usahanya  Budi.

 

Budi (45)  pria paruh baya yang memiliki anak dua, menyambut kami dengan ramah disertai beberapa orang dipintu gerbang kampungnya dan berjalan kaki menuju farmnya yang dihiasi dan dipenuhi miniatur rumah dan pernak pernik mirip gallery. Tapi siapa tahu ternyata di dalam miniatur rumah tersebut bermukim mahluk kecil kecil serangga yang disebut sebagai Klanceng lebah madu kerdil dan menghasilkan madu yang enak dan berkhasiat.

 

Mahluk kecil yang besarnya sama dengan lalat itu, sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan menghasilkan madu Klanceng. Nama madu Klanceng yang unik ini semakin membuat penasaran kami sehingga dibawalah kami melihat proses budidayanya. Di kalangan Apis florea itu sama seperti lebah penghasil madu lainnya dikenal ada 3 kasta, yaitu ratu lebah yg kerjanya bertelur sepanjang hidupnya dan makanannya dari royal yelly(madu susu) karena fungsinya merawat dan mengawasi koloninya.

 

Satu koloni terdiri dari seekor ratu lebah dengan  telur sebanyak 30.000 butir. Dari mana makanan ini ? Diperoleh dari lebah pekerja yg berjenis kelamin betina yg rajin selalu mencari nektar dan pollen dari menyerbuk bunga berbagai jenis. Nectar ini diolah dalam tubuhnya dan dimuntshkan kembali jadi madu yg disimpan didalam koloni ratu lebah. Kira kira tiga bulan ratu lebah akan loyo karena bertelur terus dan akan digantikan oleh lebah betina unggul lainnya. Calon ratu lebah kemudian akan terbang tinggi yang dikejar oleh lebah jantan. Sesudah terkejar sang jantan akan menancapkan testisnya pada sang calon ratu. Karena testisnya sdh lepas dari tubuhnya sang jantan jadi lemes dan akhirnya mati. Maka jadilah sang betina jadi ratu lebah yg baru untuk membentuk koloni baru.

 

Begitu dongeng Budi pada kami, diselang seling cara mindahkan koloni lebah madu kerdil tersebut dialam kedalam kotak kotak tempat budidaya mahluk peliharaannya. Saya ikut mencicipi madu dari klaceng lebah madu ini. Rasanya enak sedikit asem manis. Dicampur dengan teh rasanya semakin menyesap di lidah. Pak Sesba sampai habis segelas tanpa sisa. It's finger lickin good kata sebuah iklan dari rumah makan ayam terkenal

 

Namun Ini adalah sebuah contoh dari keuletan seseorang yg berhasil mengembangkan budidaya dari sesuatu yang dianggap kecil dan berarti oleh sementara orang. Kecil mahluknya tapi besar manfaatnya. Menurut Budi terdapat 3 khasiat utamanya yaitu meningkatkan vitalitas, mengatasi diabetes dan prenvensi stroke. Soal benar atau tidaknya silahkan coba sendiri.

 

Saya coba browsing di internet, ternyata memang bisnis lebah madu kerdil ini sudah mulai ditekuni oleh orang. Tetapi menurut Pak Budi bisnis ini harus pula diikuti dengan penanaman tumbuhan yg bebas pestisida. Sebab kalau ada pemakaian pestisida, bakalan menurunnya kwalitas madu yg dihasilkan , ujarnya. Jadi farmnya itu farm yg organik.

 

Hebatnya lagi Budi ini telah berhasil merubah Kampung Anggur yang tadinya kumuh, banyak peternakan ayam ditengah pemukiman padat dan drainase yg mampet sehingga banjir menjadi disunglap jadi kampung yg tematik, berdinding hiasan mural warna-warni sehingga orang yg datang berkunjung ibaratnya masuk ke kampung Gallery seni. 

Reporter : M. Chairul Arifin - Pegiat Peternakan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018