Friday, 10 July 2020


Pangan Olahan Singkong, P4S Gading Angkat Kesejahteraan Warga

01 Jun 2020, 18:26 WIBEditor : Yulianto

Produk olahan P4S Gading | Sumber Foto:BBPP Ketindan

TABLOIDSINARTANI.COM, Bojonegoro---Memulai bidang pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada tahun 1998, Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Gading di Kabupaten Bojonegoro, kini telah bertransformasi.

Bukan hanya sebagai tempat pemagangan bagi petani, tapi P4S tersebut telah miliki usaha pangan olahan berbahan baku singkong yang mampu mengangkat kesejahteraan anggotanya. Bahkan saat ini P4S Gading telah memilki Agriwisata berbasis olahan pangan berbahan baku singkong yang dinamai “Omah Menyok”.

Pada tahun 2018, P4S Gading memprakarsai deklarasi Desa Wisata dengan olahan hasil singkong dan menyelenggarakan Festival Olahan Singkong di Desa Ngraseh Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Saat itu dilaunching Omah Menyok.

Pada tahun 2002 P4S Gading mengeluarkan produk unggulan yang berbahan dasar singkong atau ubi kayu. Berkat tangan dingin Kristin, Ketua P4S Gading, singkong yang tadinya hanya dikonsumsi biasa dan tidak mempunyai nilai tambah diolah menjadi produk pangan yang berkelas.

Sebagai pendiri dan Ketua P4S Gading, Kristin mengaku bangga produk olahan singkong milik P4S Gading telah masuk supermaket dan waralaba seperti Indomaret dan Alfamart, bahkan produk rengginang singkongnya telah dipasarkan hampir kesemua provinsi di Indonesia.

Kedepan kami akan terus berinovasi untuk memberika kemajuan pada produk olahan kami agar tetap digemari oleh banyak masyarakat,” kata Kristin.

Bersama kelompok wanita tani (KWT) binaannya serta pengurus P4S, produk olahan berbahan dasar singkong atau ubi kayu semakin merambah dengan berbagai olahan. Jika awalnya hanya rengginang singkong, merembet kue kering, aneka kripik dan cake serta produk diversifikasi lainnya.

Beraneka ragam olahan singkong kini banyak ditemui dengan bentuk dan rasa yang variatif serta menyehatkan. Misalnya rengginang singkong, keripik singkong, gatot, tiwul, tape, aneka macam kue, es krim, tepung cassava dan tepung mocaf (modification cassava flour). Dalam tiap bulan produk olahannya mampu menghasilkan omset hingga Rp 100 juta.

Kristin mengatakan, begitu banyak manfaat dari singkong, apalagi pengolahannya tidak terlalu sulit. Singkong juga mudah ditanam dan diperoleh. Hal inilah yang dapat dijadikan potensi sebagai ladang bisnis yang menjanjikan oleh P4S Gading.

Kristin bercertita, awalnya P4S Gading didirikan untuk berbagi ilmu serta mendorong semangat petani dan masyarakat umum meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Artinya, titik berat kegiatan pada praktek dan kemampuan memanfaatkan potensi yang dimiliki peserta

 Melihat potensi kabupaten Bojonegoro yang begitu besar dalam hal pertanian, P4S Gading berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diantaranya dengan memberikan pelatihan dan permagangan bagi warga guna mengembangkan kemampuan untuk memanfaatkan potensi-potensi tersebut.

Dengan keterampilan yang tinggi dan kemampuan dalam memanfaatkan potensi lokal Bojonegoro, diharapkan masyarakat mampu mengelola hasil pertanian untuk meningkatkan ekonomi dan mensejahterakan keluarganya,” tuturnya.

Sementara itu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan berpesan, adanya musibah wabah Covid-19 ini tidak boleh membuat aktivitas pertanian berhenti. Kementan akan terus optimalkan SDM Pertanian untuk menggenjot produksi dan produktivitas bahkan ekspor.

Pertanian tidak berhenti dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional serta meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia agar lebih baik. “Sektor pertanian memiliki potensi yang sangat besar dalam menumbuhkan ekonomi nasional,” kata Mentan SYL.

Demikian juga Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian yaitu Prof. Dedy Nursyamsi mengatakan, masalah pangan adalah masalah yang sangat utama, hidup matinya suatu bangsa. “Sudah waktunya petani tidak hanya mengerjakan aktivitas on farm, tapi mampu menuju ke off farm, terutama pasca panen dan olahannya,” katanya.

Reporter : Yeniarta (BBPP KETINDAN)
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018