Saturday, 15 August 2020


Penjual Kambing Kurban, Menunggu Asa di Tengah Corona

15 Jul 2020, 13:46 WIBEditor : Indarto

Lapak penjualan kambing | Sumber Foto:Dok. Indarto

 


TABLOIDSINARTANI.COM, Bekasi--- Idul Adha yang jatuh pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah menjadi hari yang dinanti-nanti umat muslim. Idul Adha atau Idul Kurban tahun ini yang jatuh pada Jumat (31/7) juga menjadi secercah harapan bagi para penjual hewan kurban, seperti kambing, domba, sapi dan hewan kurban lainnya.

Berkah Idul Adha pun dinantikan Syahroni (35), salah satu penjual kambing kurban, di kawasan Jati Makmur. Bapak dua anak ini sabar menunggu pembeli kambing kurban di lapaknya Jl.Gang Prit C.62, Kec.Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Jelang dua minggu Idul Adha, lanjut Syahroni baru tiga ekor kambing yang terjual. " Pembelinya masyarakat sekitar sini. Mudah-mudahan seminggu menjelang Idul Adha akan ramai pembeli," harap Syahroni.

Syahroni yang akrab disapa Roni mengaku, kambing yang dijualnya dipatok dengan harga Rp 2,5 juta- Rp 6 juta per ekor.  " Kambing yang saya jual ada yang kecil, sedang dan besar. Biasanya yang beli menawar. Kalau cocok baru dilepas," ujar Roni, di Bekasi, Rabu (15/7).

Menurut Roni, kambing yang sudah dibeli pada saat Idul Adha tiba akan diantar ke tempatnya. Sehingga, kambing yang sudah dibeli semuanya dititipkan di lapaknya.

" Setelah dibeli, pada hari H akan kita antar," ujarnya.

Roni mengaku, kambing yang dijual di lapaknya berasal dari Purbalingga dan Pemalang. Kambing asal kedua daerah tersebut kualitasnya cukup bagus dan sehat.

" Yang kami jual di lapak ini ada sekitar 70 ekor," kata Roni.

Menurut Roni, menjelang dua minggu Idul Adha pembeli masih sepi. Barangkali, pandemi corona (covid 19) yang berimbas pada melemahnya daya beli masyarakat turut mempengaruhi penjualan hewan kurban.

" Ya, namanya jualan harus sabar menunggu. Kan masih ada selang dua minggu lagi," harapnya.

Roni juga mengatakan,  penjualan hewan kurban tahun ini sepertinya tak seramai tahun sebelumnya. "Saya dan teman-teman baru mencoba keberuntungan pada tahun ini. Mudah-mudahan mendekati Idul Adha nanti banyak pembeli," paparnya.

Menurut Roni, dagangan berupa kambing Idul Adha ini kalau yang tak laku akan dipelihara sendiri. " Namanya jualan ya harus sabar menunggu. Doanya saja, semoga banyak pembeli," pungkas Roni. 

 

Reporter : Dimas
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018