Saturday, 06 March 2021


Ternak Lebah Klenceng, Panen 3 Bulan Dapat Rp 13 Juta

25 Jan 2021, 15:37 WIBEditor : Gesha

Bersiap memindah koloni lebah ke stup | Sumber Foto:Kiswanto

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang --- Masa-masa pensiun atau work from home (WFH) harus pandai memanfaatkan waktu dan peluang usaha. Salah satu yang bisa dilirik adalah beternak lebah klenceng. Hasil madu dari lebah kecil ini manis juga ternyata.

Muhammad Arifin dan istrinya tidak menyangka, dalam waktu 3 bulan sudah bisa memanem madu dari lebah klanceng. Dari 100 kotak/stup sarang lebah madu berukuran medium mampu menghasilkan Rp. 13 juta. Dengan harga kisaran per liter madu lebah klanceng seharga 500 ribu, maka sekitar 26 liter sudah bisa dipanen. Ini bisa jadi lahan usaha baru di tengah situasi keharusan work from home/ kerja dari rumah.

Pensiun setelah lama mengabdi di pemerintahan, tidak menjadikan mantan Camat tersebut hanya berdiam diri. Diawali sekitar 7 bulan yang lalu, persis awal pandemi covid-19 merebak, usaha ternak lebah madu dipilihnya. Saat ditanya bagaimana memilih usaha ternak lebah madu dibanding usaha lain, Arifin panggilan akrabnya menjelaskan bahwa madu menjadi produk yang sangat penting di tengah situasi pandemi yang mencekam.

Masuk akal juga logika dari bapak mantan camat tersebut. Kesehatan, imunitas dan madu bisa jadi satu rangkaian yang sangat terkait. Empat sehat lima sempurna adalah motto yang dahulu sangat popular. Di masa pandemi seperti sekarang ini, madu bisa menjadi komponen keenam yang bisa jadi sebagian kelompok keluarga di Indonesia mewajibkan keberadaannya.

 

Madu diyakini banyak orang sebagai kumpulan sari bunga yang berjuta khasiatnya. Nah pertanyaannya adalah, siapakah yang siap memproduksi dalam jumlah cukup besar dan berkelanjutan? Ini bisa menjadi peluang baru dan besar. Jika acuannya adalah kesehatan dan pemenuhan nutrisi yang lengkap, maka sudah pasti banyak orang akan terpikat untuk terjun di usaha ini.

“Usaha lebah madu bisa dilakukan didekat rumah atau masih di lingkungan rumah. Bunga-bunganya mesti disiapkan lebih awal, karena inilah sumber pakan dari lebah. Yang paling disukai lebah klanceng adalah bunga air mata pengantin yang banyak tumbuh di sekitar rumah kita. Sumber air juga mesti lebih dekat terjangkau. Investasi awal tentu adalah pembelian bibit dan sarang atau stup nya. Sementara naungan semi permanen juga kita sediakan lebih dahulu," tuturnya menjelaskan.

 

Inspirasi dari Arifin dan istrinya, setelah mengabdi berpuluh tahun di pemerintahan dan akhirnya kembali ke kampung kelahirannya di Kecamatan Gedangan kabupaten Malang. Usaha madu skala rumah tangga tentu bisa replikasi oleh peminat lainnya.

Hal penting yang harus dicatat tentunya adalah mempersiapkan tempat, pakan pokok yakni bunga, air yang mudah dijangkau dan keyakinan bahwa usaha tersebut adalah yang paling cocok dengan pelakunya

Reporter : Kiswanto
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018