Friday, 16 April 2021


Nikmati Sensasi Durian Jatuhan di Dapoer Putri

26 Feb 2021, 19:58 WIBEditor : Yulianto

Pusat durian jatuhan Dapoer Putri | Sumber Foto:Putri

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Konon katanya, jika makan durian yang baru jatuh dari pohon akan memberikan sensasi rasa yang sangat berbeda. Durian akan terasa lebih nikmat dan segar.

Bahkan para pencinta durian, rela berburu ke hutan, kebun, atau agrowisata untuk mencari durian jatuh pohon. Apakah benar durian jatuh dari pohon punya yang paling nikmat? Coba tanya ke Putri Rosmawati.

Gadis kelahiran tahun 1994 yang beralamat di Jalan Binamarga, Cagak Gunung Putri Kabupaten Bogor merupakan pemilik usaha durian jatuhan. “Saya sendiri adalah penikmat durian, durian lovers, mania durian atau sebutan apa sajalah namanya ya,” katanya saat dihubungi Sinartani, Selasa (23/2).

Putri mengakui, sensasi makan durian jatuhan itu berbeda dengan yang matang dipetik. Rasanya lebih nikmat dan aromanya terasa lebih keluar ketika dinikmati. Memang durian jatuhan itu bukan yang diambil dari tanah tempat durian tersebut jatuh. Tapi durian yang sudah matang dan tua di pohon diikat agar tidak langsung jatuh ke tanah. “Kalau sudah jatuh ke tanah  rasanya malah kurang bagus,” ujarnya.

Biasanya menurut Putri, saat ini musim durian banyak peminat yang datang ke lokasi tempat dirinya berjualan bernama Durian Jatohan Dapoer Putri. Lokasinya di Jalan Binamarga, Cagak Gunung Putri Kabupaten Bogor.

                 

Dengan lokasi yang cukup nyaman dengan suguhan durian matang dari pohon setidaknya akan menghilangkan rasa lelah saat menempuh perjalanan ke daerah tersebut. “Alhamdulillah baru panen 2 mingguan. Durian ini dari pegunungan Cariu. Disana ada sekitar 400 pohon durian yang usia pohonnya pun sudah lebih 50 tahunan,” kata putri membuka usaha Durian Jatuhan sejak tahun 2019.

Harga jual durian bervariasi mulai dari Rp 75.000 hingga Rp 200.000/buah. Varietasnya ada monthong lokal, Cariu, Matahari, Cane, Citamu, Petruk, bahkan ada juga durian yang hampir sama dengan Malaysia yakni Musang King. Selain menjual dengan offline, Putri juga menjual secara online melalui media sosial.

“Tahun lalu saja di awal panen perhari bisa laku 50 buah. Tapi saat ini karena baru panen 2 minggu, perhari hari laku hanya 10 buah. Memang durian yang datang dari kebun pun tidak banyak sekitar 40-60 buah saja,” katanya.

Putri bercerita, awal usaha dirinya bersama keluarga hanya membuka di rumah. Kemudian mencoba menyewa toko. Alhamdulillaah masih berjalan sampai saat ini,” ujarnya.

Putri sendiri mengaku, mengapa orangtuanya menamakan usahanya dengan nama Dapoer Putri, karena berawal dari nama dirinya. “Doa terbaik dari orang tua saya, saya selalu meminta sama Allah agar Dapoer Putri dan semua produk didalamnya semakin berkembang dan bermanfaat untuk agama dan bangsa,” ujarnya.

Selain durian, Dapoer Putri juga menyediakan camilan dari mulai durian jatuhan kupas, susu murni sapi, susu murni kambing, aneka ekstra jahe bubuk, aneka makanan dan minuman, jasa make up dan wedding organizer, tanaman herbal dan tanaman hias.

Pesan Putri kepada generasi muda sebayanya yang ingin sukses kuncinya harus ada tekad yang kuat, inovatif, kreatif, dan tidak patah semangat. Sebab, membangun usaha dan untuk menjadik besar itu banyak ujiannya dan butuh pengorbanan.

“Kita bisa melatih mental, disiplin, mengasah kreativitas juga hal positif lainnya, buang gengsi sejauh jauhnya jika kamu ingin sukses. Kunci utama nya perbanyak sedekah, tahajud untuk menggapai rido dan cintanya Allah,” kata Putri.

Bagi yang akan menikmati durian jatuh Dapoer Putri, jangan khawatir karena akan mendapatkan garansi tukar durian jika tidak manis dan busuk. Jika ada yang ingin menikmati Durian Jatuhan di Daerah Bogor bisa mampir ke Dapoer Putri atau melalui WA dengan Putri di nomor: 089671016660.

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018